IVANA, KEZIA (2024) DETEKSI DAN PENENTUAN TITIK KRITIS KONTAMINAN MIKROPLASTIK PADA PROSES PRODUKSI AIR MINUM ISI ULANG UNIQUA. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
21.I3.0009-KEZIA IVANA_COVER.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
21.I3.0009-KEZIA IVANA_BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (770kB) |
||
|
Text
21.I3.0009-KEZIA IVANA_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
||
|
Text
21.I3.0009-KEZIA IVANA_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
21.I3.0009-KEZIA IVANA_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
||
|
Text
21.I3.0009-KEZIA IVANA_BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) |
||
|
Text
21.I3.0009-KEZIA IVANA_BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (767kB) |
||
|
Text
21.I3.0009-KEZIA IVANA_DAFPUS.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text
21.I3.0009-KEZIA IVANA_LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Permasalahan mikroplastik sudah menjadi permasalahan yang dihadapi semua negara di seluruh dunia. Karakteristik mikroplastik yang berukuran kecil, tidak mudah rusak dan terdegradasi, menjadikan partikel ini dapat ditemukan dimana-mana. Sebelumnya, air laut, bivalva, ikan air laut, dan sebagainya merupakan objek utama penelitian keberadaan mikroplastik karena jumlah sampah plastik yang terakumulasi di laut. Saat ini, partikel mikroplastik juga dapat ditemukan di udara, dan produk pangan seperti madu, gula, susu, dan tidak terkecuali air minum. Mikroplastik dalam air minum dapat bersumber dari sumber air baku yang tercemar, alat produksi air minum, wadah atau pengemas, hingga perlakuan-perlakuan tertentu pada saat proses distribusi dan konsumsi. Rangkaian proses produksi air minum memegang peranan penting pada keberadaan mikroplastik dalam air minum yang dikonsumsi sehari-hari. Tujuan penelitian ini ialah untuk menentukan tingkat cemaran mikroplastik dan karakternya serta menentukan titik tahapan produksi yang berpotensi menjadi sumber masuknya mikroplastik pada AMIU Uniqua. Sampel air Uniqua diambil pada setiap titik produksi AMIU sebanyak 2 liter dengan 3 kali pengulangan. Sampel air pada galon lama dan baru turut diambil dengan jumlah pengulangan yang sama. Pengolahan sampel dilakukan dengan menyaring air melewati membran PTFE Omnipore menggunakan pompa vakum. Membran PTFE yang terduga mengandung mikroplastik diamati menggunakan mikroskop untuk karakterisasi bentuk, warna, ukuran, dan jumlah, dan dilanjutkan oleh µ-FTIR untuk karakterisasi jenis polimer. Data temuan karakteristik mikroplastik diolah secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk grafik dan tabel. PSM berukuran <50 µm merupakan yang paling dominan dari seluruh partikel yang ditemukan. Fragmen (69,18%) merupakan bentuk PSM yang paling banyak ditemukan diikuti oleh lembaran dan serat. Warna dominan PSM pada sampel air minum Uniqua ialah transparan (35,2%) dan coklat/merah (34,04%). PA/Nilon (27,38%) diikuti oleh PVC dan PET merupakan jenis polimer mikroplastik yang paling banyak ditemukan pada seluruh sampel air. Kontaminasi mikroplastik paling tinggi ditemukan pada sampel dari tandon penampungan plastik selama treatment sedimentasi (420,89 partikel/L). Tingginya komposisi polimer PE (31,44%) menunjukkan adanya migrasi mikroplastik dari plastik tandon ke dalam air. Titik Kendali Kritis (TKK) mikroplastik dalam rangkaian produksi AMIU Uniqua yaitu pada proses penyaringan RO tahap kedua dan proses pencucian galon bagian dalam.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > 664 Food technology |
| Divisions: | Graduate Program in Master of Food Technology |
| Depositing User: | Ms Melania Adirati |
| Date Deposited: | 09 Jul 2025 01:12 |
| Last Modified: | 09 Jul 2025 01:12 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37954 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
