RAHMA, LIRA LOVENIA (2024) STUDI SNACKING DI KALANGAN MAHASISWA SOEGIJAPRANATA CATHOLIC UNIVERSITY: KERAGAMAN, TINGKAT KONSUMSI, DAN JEJAK KARBON. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
20.I1.0132-LIRA LOVENIA RAHMA_COVER.pdf Download (663kB) | Preview |
|
|
Text
20.I1.0132-LIRA LOVENIA RAHMA_BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (672kB) |
||
|
Text
20.I1.0132-LIRA LOVENIA RAHMA_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (627kB) |
||
|
Text
20.I1.0132-LIRA LOVENIA RAHMA_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (614kB) |
||
|
Text
20.I1.0132-LIRA LOVENIA RAHMA_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (827kB) |
||
|
Text
20.I1.0132-LIRA LOVENIA RAHMA_BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (803kB) |
||
|
Text
20.I1.0132-LIRA LOVENIA RAHMA_BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (666kB) |
||
|
Text
20.I1.0132-LIRA LOVENIA RAHMA_DAFPUS.pdf Download (698kB) | Preview |
|
|
Text
20.I1.0132-LIRA LOVENIA RAHMA_LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Frekuensi snacking yang tinggi kerap terjadi pada sekelompok konsumen dengan waktu yang dimiliki terbatas seperti para pekerja dan pelajar terutama pada mahasiswa. Snacking merupakan sebuah istilah yang umumnya digunakan untuk mendeskripsikan kegiatan konsumsi makanan diantara waktu makan besar guna memenuhi asupan nutrisi yang diperlukan. Snack yang umumnya dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat berupa biskuit, buah dan sayur, keripik, cokelat, dan beberapa jenis minuman manis berperisa. Dari adanya fenomena snacking pada beberapa kelompok konsumen ini, terdapat berbagai dimensi yang dapat dikaitkan seperti inovasi produk dan pemasaran, psikologi, kesehatan, nutrisi, ekonomi, dan lingkungan. Salah satu dampak dari fenomena ini adalah beban lingkungan dari hasil konsumsi produk snack beserta kemasannya. Konsumsi snack baik secara langsung maupun tak langsung dapat menambah persoalan lingkungan secara global yakni perubahan iklim. Aktivitasaktivitas manusia yang menunjang pembuatan produk pangan dapat menyebabkan emisi karbon semakin meningkat. Akumulasi total emisi karbon yang terbentuk diistilahkan sebagai jejak karbon. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui keragaman, tingkat konsumsi dan besarnya sumbangan jejak karbon yang dihasilkan dari snacking antara dua kelompok mahasiswa yakni yang tinggal bersama keluarga dan tinggal di kos. Studi ini dilakukan melalui metode survey pada 60 responden yang terbagi menjadi mahasiswa kos dan tidak kos dengan memberikan tabel food diary untuk mencatat snack yang dikonsumsi selama tujuh hari oleh responden dan dilakukan pengulangan sebanyak empat kali sehingga dihasilkan data keragaman dan tingkat konsumsi dari berbagai jenis snack selama satu bulan. Dari data primer yang diperoleh selanjutnya dilakukan perhitungan tingkat konsumsi, jejak karbon, kontribusi relatif, prosedur statistika deskriptif yang disajikan dalam bentuk tabel dan grafik, selain itu perbedaan keragaman snack yang dikonsumsi antar kelompok mahasiswa diuji menggunakan prosedur contingency table, uji perbedaan tingkat konsumsi dan jejak karbon antar kelompok mahasiswa menggunakan uji T. Kedua kelompok mahasiswa menghasilkan 100 jenis snack yang dikelompokkan menjadi 10 kategori snack berupa snack asin, snack manis, grain-based dessert, quick bread, meat snack, buah dan olahannya, milk based beverages, soda, kopi, dan teh. Dari hasil uji beda, kelompok mahasiswa kos menghasilkan tingkat konsumsi dan nilai sumbangan jejak karbon yang tidak berbeda nyata dengan mahasiswa tidak kos. Rata-rata tingkat konsumsi snack oleh mahasiswa kos lebih tinggi (2944 g/bulan) dari mahasiswa tidak kos (2383,65 g/bulan) dengan 5 kategori snack yakni grain-based dessert, quick bread, meat snack, kopi dan teh, mahasiswa kos memiliki nilai total konsumsi yang lebih unggul bila dibandingkan dengan mahasiswa tidak kos sedangkan pada 5 kategori snack yang lain yakni snack asin, snack manis, buah dan olahannya, serta soda, tingkat konsumsi yang lebih tinggi didominasi oleh kelompok mahasiswa tidak kos. Nilai emisi jejak karbon yang dihasilkan oleh mahasiswa kos lebih tinggi bila dibandingkan dengan mahasiswa tidak
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > 664 Food technology |
| Divisions: | Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology |
| Depositing User: | Ms Melania Adirati |
| Date Deposited: | 08 Jul 2025 07:13 |
| Last Modified: | 08 Jul 2025 07:13 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37938 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
