Search for collections on Unika Repository

DETEKSI MIKROPLASTIK PADA TANAMAN SELADA (Lactuca sativa. L) YANG DIBUDIDAYAKAN DENGAN SISTEMHIDROPONIK

CHRISTIE, HELENA (2024) DETEKSI MIKROPLASTIK PADA TANAMAN SELADA (Lactuca sativa. L) YANG DIBUDIDAYAKAN DENGAN SISTEMHIDROPONIK. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
20.I1.0033-HELENA CHRISTIE_COVER.pdf

Download (831kB) | Preview
[img] Text
20.I1.0033-HELENA CHRISTIE_BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (778kB)
[img] Text
20.I1.0033-HELENA CHRISTIE_BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (998kB)
[img] Text
20.I1.0033-HELENA CHRISTIE_BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
20.I1.0033-HELENA CHRISTIE_BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
20.I1.0033-HELENA CHRISTIE_BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (809kB)
[img] Text
20.I1.0033-HELENA CHRISTIE_BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (771kB)
[img]
Preview
Text
20.I1.0033-HELENA CHRISTIE_DAFPUS.pdf

Download (880kB) | Preview
[img] Text
20.I1.0033-HELENA CHRISTIE_LAMP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Mikroplastik umumnya berasal dari peluruhan limbah plastik dan memiliki berbagai variasi ukuran, bentuk, jenis polimer, dan kerapatan. Ukurannya berkisar antara 1 hingga 5000 µm. Kontaminasi mikroplastik telah menyebar ke produk pangan, air minum, air tawar, udara, tanah, lautan, dan biota akuatik, menimbulkan risiko bagi lingkungan dan manusia. Sistem pertanian juga dapat terkontaminasi nanomaterial termasuk mikroplastik, yang berpotensi mencemari rantai makanan dan jalur paparan manusia. Jenis mikroplastik yang umum ditemukan pada tanaman adalah PS, PE, PET, PP, PVC, dan PA. Pada tanaman hidroponik seperti selada, mikroplastik dapat berasal dari peluruhan pipa, wadah plastik, pompa, dan film plastik dalam sistem hidrokultur. Mikroplastik ditemukan pada daun dan akar selada dengan ukuran dan jenis berbeda. Oleh karena itu, penting untuk menguji kontaminasi mikroplastik pada selada yang dibudidayakan secara hidroponik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui dari budidaya tanaman selada hingga deteksi mikroplastik dengan Mikroskop dan FTIR, serta melakukan pengukuran mikroplastik menggunakan image J. Data yang telah terkumpul, kemudian diolah dan dianalisis dengan studi literatur yang terkait untuk diidentifikasi tingkat konsentrasi cemaran, jenis polimer, ukuran dan bentuk yang terdapat pada tanaman selada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi mikroplastik pada akar (156.353,42±42.577,19 partikel/g wb), batang (71.247,43±15.215,16 partikel/g wb) dan daun (135.826,80±107.565,49 partikel/g wb). Rentang ukuran mikroplastik yang terdapat pada selada berkisar 1,1µm-414,2µm. Karakter bentuk mikroplastik yang ditemukan pada tanaman selada yaitu fragment, film, pellet, fibers, dan filament. Jenis polimer yang mendominasi pada bagian akar, batang dan daun yaitu berjenis PMP, FEP, PVC dan Nylon. Sumber kontaminasi mikroplastik pada tanaman selada dikarenakan penggunaan media hidroponik yang berbahan plastik, air, udara dan alat laboratorium yang digunakan.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > 664 Food technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Ms Melania Adirati
Date Deposited: 08 Jul 2025 06:50
Last Modified: 08 Jul 2025 06:50
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37929
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item