ANNATSAFIRA, YULANDA (2024) PUSAT SENI WAYANG KONTEMPORER DI SURAKARTA. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
20.A1.0087_YULANDA ANNATSAFIRA__COVER.pdf Download (839kB) | Preview |
|
|
Text
20.A1.0087_YULANDA ANNATSAFIRA__BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.A1.0087_YULANDA ANNATSAFIRA__BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (14MB) |
||
|
Text
20.A1.0087_YULANDA ANNATSAFIRA__BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (19MB) |
||
|
Text
20.A1.0087_YULANDA ANNATSAFIRA__BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.A1.0087_YULANDA ANNATSAFIRA__BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
20.A1.0087_YULANDA ANNATSAFIRA__BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
20.A1.0087_YULANDA ANNATSAFIRA__DAFPUS.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
20.A1.0087_YULANDA ANNATSAFIRA__LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (308kB) |
Abstract
Surakarta, sebuah kota kaya warisan budaya dan sejarah di Indonesia, dikenal sebagai kota tua dengan nilai budaya tinggi dan diakui oleh UNESCO sebagai kota warisan budaya dunia. Sebagai pusat kebudayaan Jawa, Surakarta memainkan peran penting dalam perkembangan seni tradisional, khususnya seni wayang, yang dianggap sebagai ekspresi kultural mendalam. Baik wayang kulit maupun wayang orang telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat, menyampaikan nilai-nilai moral dan sejarah. Namun, seni wayang menghadapi ancaman modernisasi dan kurangnya minat generasi muda. Pusat Seni Wayang Kontemporer muncul sebagai upaya untuk menjaga, menghidupkan, dan mengembangkan seni wayang, dengan tujuan menciptakan keseimbangan antara tradisi dan modernitas melalui inovasi dan eksperimen kontemporer. Dengan memahami peran kunci seni wayang dalam identitas budaya, pusat ini diharapkan dapat melestarikan dan mengembangkan seni wayang serta kearifan lokal, menjadi simbol keberlanjutan dalam menghadapi tantangan zaman. Proyek ini bertujuan untuk menggali potensi seni wayang kontemporer sebagai bentuk pengembangan seni wayang yang relevan dengan zaman modern, dengan fokus khusus pada Surakarta sebagai pusat kegiatan seni wayang. Metode penelitian yang diterapkan mencakup observasi langsung, wawancara dengan pengelola/seniman, dan analisis terhadap pertunjukkan wayang/seni kontemporer. Pusat Seni Wayang ini bukan hanya untuk menjaga kebelanjutan seni wayang, namun juga untuk menciptakan lingkungan yang menyatukan tradisi dengan kreativitas kontemporer, menjawab tantangan pergeseran budaya, dan mengundang generasi muda untuk mengeksplor keindahan serta makna mendalam yang terkandung dalam seni wayang. Melalui berbagai program, seperti kelas wayang, lokakarya seni, dan pertunjukan inovatif, pusat ini dapat menciptakan ruang bagi komunitas untuk merayakan, belajar, dan melestarikan budaya. Kata Kunci : Surakarta, Pusat Seni Wayang, Wayang Kontemporer
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
| Divisions: | Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture |
| Depositing User: | Ms Melania Adirati |
| Date Deposited: | 02 Jul 2025 03:11 |
| Last Modified: | 02 Jul 2025 03:11 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37207 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
