Search for collections on Unika Repository

KOMPLEKS KREMATORIUM ONE STOP SERVICE DI KOTA SEMARANG

SOEGIHARTO, EVELYN (2024) KOMPLEKS KREMATORIUM ONE STOP SERVICE DI KOTA SEMARANG. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
20.A1.0010_EVELYN SOEGIHARTO__COVER.pdf

Download (686kB) | Preview
[img] Text
20.A1.0010_EVELYN SOEGIHARTO__BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
20.A1.0010_EVELYN SOEGIHARTO__BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)
[img] Text
20.A1.0010_EVELYN SOEGIHARTO__BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (17MB)
[img] Text
20.A1.0010_EVELYN SOEGIHARTO__BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
20.A1.0010_EVELYN SOEGIHARTO__BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)
[img] Text
20.A1.0010_EVELYN SOEGIHARTO__BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
20.A1.0010_EVELYN SOEGIHARTO__DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (956kB) | Preview
[img] Text
20.A1.0010_EVELYN SOEGIHARTO__LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)

Abstract

Kematian merupakan proses yang tidak dapat dihindarkan oleh seorang manusia dan akan terjadi pada setiap manusia. Perkembangan penduduk saat ini berkembang dengan pesat menjadikan kebutuhan akan tempat tinggal dan memenuhi kegiatan manusia juga meningkat. Pertumbuhan penduduk yang tinggi berbanding lurus dengan tingkat kematian, hal tersebut menjadikan kebutuhan akan tempat pemakaman umum juga tinggi terkhusus pada Kota Semarang. Salah satu hal yang dapat menjadi solusi atas permasalahan tersebut dengan menggunakan prosesi kremasi. Kremasi merupakan proses pembakaran atau pengabuan jenazah yang dilakukan dalam ruang krematorium. Beberapa kepercayaan yang ada di Indonesia yaitu agama Katolik, Kristen, Kong Hu Chu, Budha, dan Hindu memperbolehkan para umatnya untuk melakukan prosesi kremasi serta terkhusus pada masyarakat dengan etnis Tionghoa yang memiliki tradisi dengan prosesi kremasi. Saat ini Kota Semarang memiliki krematorium, rumah duka, dan kolumbarium secara terpisah dengan jarak yang cukup jauh. Dengan keadaan tersebut dan keadaan jalan yang macat menjadikan keluarga jenazah membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengantarkan jenazah dalam melakukan setiap prosesi. Kondisi bangunan tersebut ditambah dengan penggunaan perlatan yang masih tradisional yang menghasilkan asap sehingga dapat memperburuk kerusakan lingkungan. Perencanaan kompleks krematorium dengan konsep one stop service yang dalam kompleks terdiri dari fungsi rumah duka, krematorium, dan kolumbarium diharapkan dapat memberikan permudahan terkhusus bagi keluarga jenazah. Dengan desain yang dapat memberikan ketenangan bagi keluarga yang ditinggalkan dan desain yang mengingatkan bahwa semua kehidupan akan kembali kepada alam dan menjaga lingkungan dari kerusakan yang lebih parah. Kata kunci : Krematorium, Kremasi, Fasilitas Kedukaan, One Stop Service, Kota Semarang

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 700 Arts and Recreation > 720 Architecture
Divisions: Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture
Depositing User: Ms Melania Adirati
Date Deposited: 01 Jul 2025 05:56
Last Modified: 01 Jul 2025 05:56
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37103
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item