KUSUMANINGRUM, MAISYAROH AYU (2024) OCEANARIUM DI PACITAN. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
19.A1.0110_MAISYAROH AYU KUSUMANINGRUM__COVER.pdf Download (621kB) | Preview |
|
|
Text
19.A1.0110_MAISYAROH AYU KUSUMANINGRUM__BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
19.A1.0110_MAISYAROH AYU KUSUMANINGRUM__BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (11MB) |
||
|
Text
19.A1.0110_MAISYAROH AYU KUSUMANINGRUM__BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (19MB) |
||
|
Text
19.A1.0110_MAISYAROH AYU KUSUMANINGRUM__BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
19.A1.0110_MAISYAROH AYU KUSUMANINGRUM__BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
19.A1.0110_MAISYAROH AYU KUSUMANINGRUM__BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
||
|
Text
19.A1.0110_MAISYAROH AYU KUSUMANINGRUM__DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
19.A1.0110_MAISYAROH AYU KUSUMANINGRUM__LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Indonesia merupakan negara Maritim terbesar di dunia yang dikelilingi oleh lautan luas. Keanekaragaman biota laut di Indonesia tinggi namun, sangat disayangkan kekayaan lautnya yang berlimpah tidak disebarkan secara merata kepada masyarakat dalam bentuk edukasi dan hiburan. Kurangnya kesadaran masyarakat akan pengetahuan dalam menjaga dan melestarikan biota laut khususnya para nelayan yang masih menggunakan alat tangkap trawl dapat merusak ekosistem laut terutama terumbu karang dan ikan. Dari Yayasan Akar Rumput Laut (YARL) mengadakan pengamatan di perairan Pacitan menyebutkan jumlah ikan berkurang karena terumbu karang sebagai sumber makanan menipis, tak kurang padang lamun (Seagrass) dan Rumput laut (Seaweed) yang hilang. Dengan jumlah biota laut yang mulai menipis di Pacitan membutuhkan urgensi suatu tempat yang dikhususkan untuk biota laut baik dari perairan Pacitan maupun Indonesia. Oceanarium diharapkan dapat memberikan edukasi sekaligus dijadikan saran rekreasi agar menumbukan kesadaran untuk menjaga dan melestarikan biota laut Indonesia. Selain itu, Oceanarium ini dapat meningkatkan pendapatan ekonomi dari sector pariwisata. Dalam perencanaan Oceanarium di Pacitan ini menggunakan pendekatan Arsitektur Biomorfik yang dikombinasi dengan teknologi hi-tech. Arsitektur Biomorfik adalah pendekatan desain arsitektural yang menerapkan segala ide yang diambil dari kehidupan organik, baik berdasarkan bentuk, sistem maupun pergerakan dan berhubungan erat dengan visual tampilan fisik bangunan. Arsitektur Biomorfik menciptakan kesan bentuk yang abstrak, unik, dan dinamis (Ishomuddin, 2013). Prinsip yang digunakan terdiri dari bentuk. Struktur dan material, serta berkelanjutan dan mengambil dari bentuk alam cenderung lebih dinamis jauh dari bentuk geometris. Kata Kunci : Biota Laut, Rekreasi dan Edukasi, Oceanarium, Biomorfik, Hi-tech.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
| Divisions: | Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture |
| Depositing User: | Ms Melania Adirati |
| Date Deposited: | 01 Jul 2025 05:55 |
| Last Modified: | 01 Jul 2025 05:55 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37088 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
