PENGARUH SUHU DAN DURASI PENYANGRAIAN KOPI ARABIKA DAN KOPI ROBUSTA GREENBEAN MAUPUN HULLS BEAN TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN SENSORI KOPI BUBUK

HENZA, PURI (2015) PENGARUH SUHU DAN DURASI PENYANGRAIAN KOPI ARABIKA DAN KOPI ROBUSTA GREENBEAN MAUPUN HULLS BEAN TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN SENSORI KOPI BUBUK. Other thesis, UNIKA SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text (COVER)
07.70.0031 Puri Henza COVER.pdf

Download (326kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
07.70.0031 Puri Henza BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (136kB)
[img] Text (BAB II Available Document Only in Soegijapranata Catholic University)
07.70.0031 Puri Henza BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (143kB)
[img] Text (BAB III Available Document Only in Soegijapranata Catholic University)
07.70.0031 Puri Henza BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (296kB)
[img] Text (BAB IV Available Document Only in Soegijapranata Catholic University)
07.70.0031 Puri Henza BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (110kB)
[img] Text (BAB V)
07.70.0031 Puri Henza BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (118kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
07.70.0031 Puri Henza DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (111kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
07.70.0031 Puri Henza LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (706kB)

Abstract

Kopi (Coffea) merupakan salah satu komoditas ekspor pertanian Indonesia yang bernilai ekonomi tinggi. Jenis kopi yang yang berkembang di Indonesia yaitu kopi arabika dan robusta. Produksi kopi di Indonesia sebagian besar berbasis kopi Arabika dan Robusta. Tren yang sedang marak saat ini adalah mengkonsumsi kopi klothok. Hal ini bukan hanya sebuah istilah, tetapi merupakan perbedaan pada keadaan biji kopi pada saat pengolahan menjadi kopi bubuk. Bahan dasar dari kopi klothok ini merupakan biji kopi hijau (green bean) yang tidak mengalami proses pengelupasan kulit ari. Proses ini diharapkan dapat menghemat biaya dan waktu produksi tetapi tetap tidak mengurangi tingkat kesukaan penikmat kopi. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan penelitian mengenai proses penyangraian biji kopi dengan berbagai tingkat suhu dan waktu penyangraian. Pada penelitian ini dilakukan penelitian pendahuluan terhadap 36 sampel kopi arabika green dan hulls bean serta kopi robusta green dan hulls bean dengan variabel suhu yang terdiri dari 3 tingkat suhu yaitu 1600C, 1700C, dan 1800C serta waktu yaitu 12 menit, 15 menit, 18 menit. Parameter yang diujikan paka penelitian pendahuluan ini adalah kadar air, daya larut, dan sari kopi. Dari hasil penelitian pendahuluan tersebut dihasilkan 4 sampel kopi arabika green dan hulls bean serta kopi robusta green dan hulls bean yang terbaik berdasarkan kadar air, daya larut, dan sari kopi yang selanjutnya diuji pada penelitian utama. Penelitian utama yang dilakukan yaitu pH, kadar abu, kealkalian abu, kadar kafein, warna, dan uji organoleptik. Dari hasil penelitian, suhu dan waktu penyangraian mempengaruhi pH,kadar abu, kelakalian abu, kadar kafein, warna, dan uji organoleptik. Semakin tinggi suhu dan waktu penyangraian akan menurunkan kadar air dan meningkatkan daya larut serta sari kopi pada kopi arabika green dan hulls bean serta kopi robusta green dan hulls bean. Berdasarkan uji pH, kadar abu, kealkalian abu, kadar kafein, warna, dan uji organoleptik hasil kopi yang terbaik berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) adalah kopi robusta hulls bean dengan suhu penyangraian 180⁰C selama 12 menit.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > 664 Food technology > Food processing
Depositing User: Mrs Fransiska Septiana
Date Deposited: 25 Aug 2015 08:55
Last Modified: 25 Aug 2015 08:55
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37

Actions (login required)

View Item View Item