WICAKSONO, R.ADITYA RAYHAN (2025) BEACH RESORT DI YOGYAKARTA. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
20.A1.0086-R.ADITYA RAYHAN WICAKSONO-COVER_a.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
20.A1.0086-R.ADITYA RAYHAN WICAKSONO-BAB I_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.A1.0086-R.ADITYA RAYHAN WICAKSONO-BAB II_a.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
20.A1.0086-R.ADITYA RAYHAN WICAKSONO-BAB III_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.A1.0086-R.ADITYA RAYHAN WICAKSONO-BAB IV_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.A1.0086-R.ADITYA RAYHAN WICAKSONO-BAB V_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.A1.0086-R.ADITYA RAYHAN WICAKSONO-BAB VI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.A1.0086-R.ADITYA RAYHAN WICAKSONO-DAPUS_a.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
20.A1.0086-R.ADITYA RAYHAN WICAKSONO-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Industri pariwisata di Indonesia terus berkembang pesat, menarik wisatawan domestik dan mancanegara. Terutama pada Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, yang turut meningkatkan pengembangan daerah melalui potensi keindahan alamnya, terutama pantai-pantainya seperti Parangtritis, Indrayanti, dan Pok Tunggal, yang menjadikan Yogyakarta sebagai salah satu destinasi wisata utama di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, tempat wisata di Yogyakarta mengalami lonjakan jumlah wisatawan cukup tinggi, terutama dari kalangan usia produktif yang mencari refreshing dari rutinitas pekerjaan, hal ini menciptakan tantangan baru, khususnya dalam penyediaan akomodasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan manusia melalui perencanaan yang terintegrasi dengan alam dan budaya lokal. Namun, banyak penginapan saat ini belum mengakomodasi prinsip-prinsip keberlanjutan, dimana penggunaan materialnya yang tidak ramah lingkungan. Kondisi ini tidak hanya menurunkan kualitas pengalaman wisatawan tetapi juga berdampak negatif pada ekosistem dan lingkungan pesisir pantai Yogyakarta, yang berpotensi merusak flora dan fauna lokal serta mengurangi daya tarik wisata alam itu sendiri. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan baru dalam pembangunan akomodasi yang fokus pada integrasi elemen alam dengan lingkungan binaan, untuk meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental manusia sekaligus melestarikan lingkungan dan budaya lokal. Sehingga pendekatan biophilic-vernakular merupakan pilihan yang tepat untuk mengatasi tantangan ini.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
| Divisions: | Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture |
| Depositing User: | Ms Cristina Mayasari |
| Date Deposited: | 09 Apr 2025 07:54 |
| Last Modified: | 09 Apr 2025 07:54 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/36586 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
