LAWANG, MICHAEL KEVIN RIACRD NATALIO (2024) PUSAT KEBUDAYAAN TORAJA DI KABUPATEN TANA TORAJA. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
20.A1.0078-Michael Kevin Riacrd Natalio Lawang-COVER_a.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
20.A1.0078-Michael Kevin Riacrd Natalio Lawang-BAB I_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.A1.0078-Michael Kevin Riacrd Natalio Lawang-BAB II_a.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
||
|
Text
20.A1.0078-Michael Kevin Riacrd Natalio Lawang-BAB III_a.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
||
|
Text
20.A1.0078-Michael Kevin Riacrd Natalio Lawang-BAB IV_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.A1.0078-Michael Kevin Riacrd Natalio Lawang-BAB V_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.A1.0078-Michael Kevin Riacrd Natalio Lawang-BAB VI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.A1.0078-Michael Kevin Riacrd Natalio Lawang-DAPUS_a.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
20.A1.0078-Michael Kevin Riacrd Natalio Lawang-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Latar substansial yang menjadi acuan dalam tulisan ini adalah bahwa sekalipun banyak ragam seni kebudayaan di Indonesia yang telah menjamur sampai ke mancanegara, namun belum mendapat perhatian yang cukup signifikan mengenai wadah representatifnya, hal itu seperti yang terjadi di Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan. Diketahui bahwa begitu banyak ragam budaya dan keseniaan yang terkristalisasi dari kebiasaan masyarakat Toraja yang telah mendunia, seperti Upacara adat Kematian dikenal luas dengan nama Rambu Solo’, serta ragam tari tradisional seperti Pagellu dan Pa’belo-belo Persoalan yang kini dihadapi ialah bagaimana terciptanya wadah pusat kebudayaan tradisional berbasis pariwisata yang mampu menjadi wadah bagi seluruh aktivitas dan kegiatan seni budaya di Kabupaten Tana Toraja. Pusat kebudayaan ini akan sangat memberi manfaat mewadahi kegiatan kebudayaan dan kesenian, seperti pameran kesenian secara rutin dan tetap, sekaligus diharapkan menjadi sentral informasi tentang kebudayaan dan kesenian daerah Kabupaten Tana Toraja bagi wisatawan asing maupun lokal yang ingin melihat dari dekat sekaligus mempelajari kebudayaan dan kesenian tradisional daerah Kabupaten Tana Toraja. Dengan mengaplikasikan arsitektur bergaya Toraja, yakni Tongkonan, maka akan memberi dua kesan yakni Bangunan pusat kebudayaan ini menjadi simbol representasi dari kekayaan budaya daerah Kabupaten Tana Toraja serta arsitektur nusantara, sekaligus diyakini dapat menarik minat wisatawan asing maupun lokal.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
| Divisions: | Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture |
| Depositing User: | Ms Cristina Mayasari |
| Date Deposited: | 09 Apr 2025 07:54 |
| Last Modified: | 09 Apr 2025 07:54 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/36584 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
