STUDI TENTANG PERAN NANOPARTIKEL VITAMIN LARUT LEMAK DAN MINERAL SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL

NESTURESTI, CLARA GEA DINI (2023) STUDI TENTANG PERAN NANOPARTIKEL VITAMIN LARUT LEMAK DAN MINERAL SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL. Other thesis, Universitas Katholik Soegijapranata Semarang.

[img]
Preview
Text
16.I1.0198-Clara Gea Dini Nesturesti-COVEr_a.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
16.I1.0198-Clara Gea Dini Nesturesti-BAB I_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (265kB)
[img] Text
16.I1.0198-Clara Gea Dini Nesturesti-BAB II_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (431kB)
[img] Text
16.I1.0198-Clara Gea Dini Nesturesti-BAB III_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (487kB)
[img] Text
16.I1.0198-Clara Gea Dini Nesturesti-BAB IV_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (413kB)
[img] Text
16.I1.0198-Clara Gea Dini Nesturesti-BAB V_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (559kB)
[img] Text
16.I1.0198-Clara Gea Dini Nesturesti-BAB VI_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (394kB)
[img]
Preview
Text
16.I1.0198-Clara Gea Dini Nesturesti-DAPUS_a.pdf

Download (554kB) | Preview
[img] Text
16.I1.0198-Clara Gea Dini Nesturesti-LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (386kB)

Abstract

Saat ini filosofi makanan sudah mengalami perubahan, makanan bukan hanya sekedar untuk kenyang, tetapi untuk mendapatkan tingkat kesehatan tubuh yang optimal. Pangan fungsional adalah pangan yang kandungan komponen aktifnya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, di luar manfaat yang diberikan oleh zat-zat gizi yang terkandung di dalamnya. Vitamin dan mineral termasuk dalam pangan fungsional. Berdasarkan kelarutannya vitamin dibagi menjadi 2 yaitu vitamin larut lemak (A, D, E, dan K) serta vitamin larut air (B dan C). Mineral sendiri terbagi menjadi 2 yaitu mineral makro (kalsium (Ca), fosfor (P), Kalium (K), magnesium (Mg), natrium (Na) dan mineral mikro yaitu besi (Fe), seng (Zn), yodium (I), mangan (Mn), tembaga (Cu), selenium (Se), dan fluor (F). Namun karakteristik vitamin & mineral yang sukar larut, mudah teroksidasi sehingga tidak sepenuhnya dapat diserap oleh tubuh secara maksimal. Berkembanglah suatu teknologi nanopartikel yaitu merubah zat menjadi berukuran 10-1000 nm. Ukuran nano yang terbentuk memungkinkan vitamin dan mineral lebih mudah diserap tubuh dan efek fungsionalnya bias lebih maksimal. Tujuan review ini yaitu untuk mengetahui potensi nanopartikel vitamin dan mineral sebagai pangan fungsional. Terdapat 4 tahan dalam studi literature ini yaitu penentuan jenis ikan, rumusan kata kunci, pengumpulan literature, penyaringan literature serta tabulasi data. Metode review ini menggunakan Systematic Review dengan menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses atau biasa disebut PRISMA. Jurnal yang dijadikan bahan review merupakan jurnal tahun (2009- 2021). Hasil penelitian diperoleh informasi dari hasil review jurnal yaitu vitamin & mineral yang sebelumnya berukuran mikron memiliki sifat kimia dan fisik yang tidak mudah larut, mudah teroksidasi mudah rusak oleh asam dsb yang mengakibatkan sulit diserap tubuh, namun setelah berukuran nano, vitamin & mineral lebih mudah diserap tubuh karena ukuran yang semakin kecil memiliki luas permukaan yang semakin luas membuat kontak dengan sel-sel tubuh lebih cepat.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > Beverage Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: mr AM. Pudja Adjie Sudoso
Date Deposited: 29 Sep 2023 02:32
Last Modified: 29 Sep 2023 02:32
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/32929

Actions (login required)

View Item View Item