Penerimaan Konsumen terhadap Implementasi Penyedap Rasa Rumput Laut Ulva lactuca Linnaeus Pada Produk Mi Basah

Putra, The Kenny Andita (2020) Penerimaan Konsumen terhadap Implementasi Penyedap Rasa Rumput Laut Ulva lactuca Linnaeus Pada Produk Mi Basah. Other thesis, Universitas Katolik Soegijapranata Semarang.

[img]
Preview
Text (COVER)
16.I2.0039_ COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
16.I2.0039_BAB 1.pdf

Download (567kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
16.I2.0039_ BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (387kB)
[img]
Preview
Text (BAB 3)
16.I2.0039_BAB 3.pdf

Download (466kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 4)
16.I2.0039_BAB 4.pdf

Download (235kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 5)
16.I2.0039_BAB 5.pdf

Download (179kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
16.I2.0039_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (225kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
16.I2.0039_LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Seiring berjalannya waktu, gaya hidup masyarakat bergeser ke arah yang serba praktis. Mi instan menjadi produk yang digemari semua kalangan. Namun, mi instan sering dikritik sebagai makanan yang kurang sehat karena tinggi lemak, rendah vitamin, serta kandungan monosodium glutamat yang ada di dalam bumbunya. Rumput laut merupakan sumber daya hayati yang sangat melimpah di perairan Indonesia. Ulva lactuca Linnaeus merupakan rumput laut yang mengandung karbohidrat dan protein tinggi, serta rendah lemak. Kandungan protein yang tinggi yaitu sebesar 7,9-12,94% menyebabkan ulva lactuca Linnaeus berpotensi mengandung asam glutamat yang tinggi, sehingga dapat digunakan sebagai bumbu penyedap rasa alami. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian besar dengan 2 jenis rumput laut lainnya yaitu Sargassum aquifolium (Turner) C.Agardh dan Gracilariopsis longissima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap mi berbumbu rumput laut Ulva Lactuca Linnaeus melalui analisis sensori. Analisis sensori penting dilakukan pada suatu inovasi produk pangan. Tingkat penerimaan konsumen dapat diketahui melalui analisis sensori. Analisis sensori pada penelitian ini dilakukan sebanyak 3 tahap. Tahap pertama yaitu analisis sensori menggunakan sampel penyedap rasa komersial untuk menentukan formulasi terbaik kontrol yang nantinya digunakan sebagai pembanding rasa pada analisis sensori antar 3 jenis seaweed yang berbeda. Terdapat 3 formulasi yang digunakan pada tahap ini, yaitu K1 (5%), K2 (10%), dan K3 (15%). Tahap kedua yaitu analisis sensori mi berbumbu Ulva Lactuca Linnaeus untuk mencari formulasi mi berbumbu Ulva Lactuca Linnaeus yang paling diterima oleh masyarakat. Tahap ini menggunakan 3 formulasi berbeda yaitu S1 (5%), S2 (10%), serta S3 (15%) dan dilakukan uji ranking. Hasil analisis sensori tahap 2 kemudian dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia panelis. Sampel mi yang paling disukai disisihkan untuk analisis sensori selanjutnya. Analisis sensori pada tahap 3 menggunakan 3 sampel hasil analsis senosri tahap 2 untuk masing-masing rumput laut yaitu mi dengan bumbu Ulva Lactuca Linnaeus, Sargassum aquifolium (Turner) C.Agardh, dan Gracilariopsis longissima. 3 sampel ini kembali di analisis sensori ranking dengan kontrol hasil analisis sensori tahap 1 sebagai pembanding rasa enak. Analisis tahap 3 kemudian dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia panelis. Hasil seluruh analisis sensori diolah menggunakan statistik. Hasil analisis sensori tahap 1 dan tahap 2 menunjukkan bahwa formulasi K3 dan S3 (penyedap rasa sebanyak 15%) merupakan formulasi yang paling diterima oleh masyarakat. Hasil analisis sensori tahap 3 menunjukkan mi berbumbu rumput laut Ulva lactuca Linnaeus menempati posisi kedua paling enak dibandingkan dengan rumput laut Gracilariopsis longissima (S.G.Gmelin) Steentoft, L.M.Irvine & Farnham dan Sargassum aquifolium (Turner) C.Agardh. Jenis kelamin laki-laki lebih menyukai mi berbumbu rumput laut jenis Ulva lactuca Linnaeus daripada perempuan. Kelompok umur 56-65 tahun lebih menyukai mi berbumbu Ulva lactuca Linnaeus daripada kelompok umur lainnya. Dapat disimpulkan bahwa inovasi produk mi berbumbu Ulva lactuca Linnaeus dapat diterima oleh masyarakat dan jenis kelamin serta kelompok usia mempengaruhi tingkat penerimaan suatu produk.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > 664 Food technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: ms F. Dewi Retnowati
Date Deposited: 05 May 2021 04:37
Last Modified: 05 May 2021 04:37
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/24707

Actions (login required)

View Item View Item