Bukti Korespondensi: Pengaruh Kondisi Ekstraksi Terhadap Aktivitas Antibakteri Caulerpa lentilifera terhadap Human Pathogenic Bacteria secara In-vitro

HENDRYANTI, DEA NATHANIA (2020) Bukti Korespondensi: Pengaruh Kondisi Ekstraksi Terhadap Aktivitas Antibakteri Caulerpa lentilifera terhadap Human Pathogenic Bacteria secara In-vitro. Unika Soegijapranata, Semarang. (Submitted)

[img]
Preview
Text
BUKTI KORESPONDENSI JURNAL.pdf

Download (44kB) | Preview
Official URL: http://journal.unika.ac.id/index.php/vit/article/v...

Abstract

Latar belakang: Caulerpa lentilifera atau dikenal juga sebagai anggur laut merupakan jenis rumput laut yang tersebar luas di Indonesia (nama lokal: Lato) namun, studi aktivitas antibakteri bahan pangan tersebut masih kurang diteliti. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu ekstraksi (1, 2, 3 hari) dan rasio sampel terhadap pelarut (1: 5, 1:10, 1:15) terhadap aktivitas antibakteri ekstrak C. lentilifera kering. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui total kandungan fenolik dan korelasinya terhadap aktivitas antibakteri Metode: Penelitian ini menggunakan metode agar-disk diffusion untuk mengetahui aktivitas antibakteri secara in-vitro yang kemudian dilanjutkan dengan uji minimum inhibitory concentration (MIC) dan uji minimum bactericidal concentration (MBC). Metode Folin-Ciocalteu digunakan untuk mengetahui total kandungan fenolik. Hasil: Uji antibakteri menunjukkan aktivitas tertinggi, baik melawan bakteri Gram negatif maupun Gram positif (Bacillus cereus, Escherichia coli, Salmonella thypimurium dan Staphylococcus aureus) ketika sampel dimaserasi selama 72 jam dengan rasio sampel terhadap pelarut 1:15. Nilai MIC berkisar 1,5 - 6 mg/mL dengan rasio MBC : MIC kurang dari 4 yang merepresentasikan kemampuan C. lentilifera sebagai inhibitor kuat dan agen bakterisidal. Hasil pengamatan juga menunjukkan adanya korelasi yang sangat kuat (koefisien korelasi = 0,594) dan signifikan (Sig. = 0,001) antara kandungan total fenolik dengan aktivitas antibakteri. Kesimpulan: Penelitian ini memberikan bukti bahwa Caulerpa lentilifera memiliki potensi yang menjanjikan sebagai agen antibakteri alami melawan bakteri patogen penyebab penyakit pada manusia dimana, salah satu komponen bioaktifnya adalah senyawa fenolik Keywords aktivitas antibakteri, Caulerpa lentilifera, total komponen fenolik

Item Type: Other
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: ms Dea Nathania Hendryanti
Date Deposited: 08 Mar 2021 04:16
Last Modified: 08 Mar 2021 04:16
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/23742

Actions (login required)

View Item View Item