TEMPE KORO DI JAWA UNTUK COVID 19

Retnaningsih, Christiana (2020) TEMPE KORO DI JAWA UNTUK COVID 19. In: "di Rumah Unika" Diskusi Rutin Bersama Hadapi Covid 19 oleh Unika. Universitas Katolik Soegijapranata, Universitas Katolik Soegijapranata, pp. 317-332. ISBN 978-623-7635-23-9

[img]
Preview
Text
Buku di Rumah Unika.pdf

Download (704kB) | Preview

Abstract

Indonesia memiliki keragaman makanan yang luar biasa melimpah dan pada masing-masing wilayah memiliki makanan tradisional yang popular di masyarakatnya. Pada masyarakat Jawa, makanan tempe adalah makanan keseharian. Hal tersebut karena harganya yang relatif murah, bergizi, mudah didapat dan varian olahan bisa beraneka macam. Menurut sejarahnya tempe merupakan makanan tradisional berasal dari pulau Jawa, hal tersebut dinyatakan dalam “Surat Centhini” yang ditulis sekitar tahun 1815. Namun demikian cerita tentang tempe sebagai makanan sudah terjadi pada masa pemerintahan Sultan Agung (1613-1645) sehingga bisa dikatakan bahwa tempe sudah dikenal baik di pulau Jawa sejak tahun 1600 an (Kasmidjo, 1990). Indonesia memiliki keragaman makanan yang luar biasa melimpah dan pada masing-masing wilayah memiliki makanan tradisional yang popular di masyarakatnya. Pada masyarakat Jawa, makanan tempe adalah makanan keseharian. Hal tersebut karena harganya yang relatif murah, bergizi, mudah didapat dan varian olahan bisa beraneka macam. Menurut sejarahnya tempe merupakan makanan tradisional berasal dari pulau Jawa, hal tersebut dinyatakan dalam “Surat Centhini” yang ditulis sekitar tahun 1815. Namun demikian cerita tentang tempe sebagai makanan sudah terjadi pada masa pemerintahan Sultan Agung (1613-1645) sehingga bisa dikatakan bahwa tempe sudah dikenal baik di pulau Jawa sejak tahun 1600 an (Kasmidjo, 1990). Indonesia memiliki keragaman makanan yang luar biasa melimpah dan pada masing-masing wilayah memiliki makanan tradisional yang popular di masyarakatnya. Pada masyarakat Jawa, makanan tempe adalah makanan keseharian. Hal tersebut karena harganya yang relatif murah, bergizi, mudah didapat dan varian olahan bisa beraneka macam. Menurut sejarahnya tempe merupakan makanan tradisional berasal dari pulau Jawa, hal tersebut dinyatakan dalam “Surat Centhini” yang ditulis sekitar tahun 1815. Namun demikian cerita tentang tempe sebagai makanan sudah terjadi pada masa pemerintahan Sultan Agung (1613-1645) sehingga bisa dikatakan bahwa tempe sudah dikenal baik di pulau Jawa sejak tahun 1600 an (Kasmidjo, 1990).

Item Type: Book Section
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > 664 Food technology
Depositing User: Ms Ch. Retnaningsih .
Date Deposited: 15 Sep 2020 05:56
Last Modified: 15 Sep 2020 05:56
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/22133

Actions (login required)

View Item View Item