FREKUENSI KONSUMSI SAYURAN PADA ANAK DI SD BUNDA HATI KUDUS SEMARANG. FREQUENCY VEGETABLES CONSUMPTION OF CHILDREN IN ”BUNDA HATI KUDUS” ELEMENTARY SCHOOL SEMARANG

OKTAVIANI, DEVINA (2019) FREKUENSI KONSUMSI SAYURAN PADA ANAK DI SD BUNDA HATI KUDUS SEMARANG. FREQUENCY VEGETABLES CONSUMPTION OF CHILDREN IN ”BUNDA HATI KUDUS” ELEMENTARY SCHOOL SEMARANG. Other thesis, UNIKA SOEGIJAPRANATA SEMARANG.

[img] Text
15.I2.0025 DEVINA OKTAVIANI (3.61)..pdf COVER.pdf

Download (254kB)
[img] Text
15.I2.0025 DEVINA OKTAVIANI (3.61)..pdf BAB I.pdf

Download (231kB)
[img] Text
15.I2.0025 DEVINA OKTAVIANI (3.61)..pdf BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (127kB)
[img] Text
15.I2.0025 DEVINA OKTAVIANI (3.61)..pdf BAB III.pdf

Download (162kB)
[img] Text
15.I2.0025 DEVINA OKTAVIANI (3.61)..pdf BAB IV.pdf

Download (141kB)
[img] Text
15.I2.0025 DEVINA OKTAVIANI (3.61)..pdf BAB V.pdf

Download (127kB)
[img] Text
15.I2.0025 DEVINA OKTAVIANI (3.61)..pdf DAPUS.pdf

Download (199kB)
[img] Text
15.I2.0025 DEVINA OKTAVIANI (3.61)..pdf LAMP.pdf

Download (354kB)

Abstract

Penelitian ini dilandasi oleh teori bahwa anak – anak sekolah dasar tergolong dalam kategori middle childhood dan preadolescence karena memiliki rentang umur antara 7 – 11 tahun. Dalam masa – masa sekolah tersebut anak akan banyak mengeluarkan energi karena banyak beraktivitas. Oleh sebab itu, asupan makanan kepada anak tidak boleh terlewatkan. Asupan makanan yang bernilai gizi baik dan seimbang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan juga kebutuhan energi anak. Salah satu bahan makanan yang memiliki nilai gizi tinggi dan dapat memenuhi kebutuhan energi anak adalah sayuran. Sayuran kaya akan serat, mineral, serta vitamin. Sayuran juga memiliki kadar air yang tinggi, protein serta lemak yang dapat membantu kebutuhan energi pada anak – anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui frekuensi konsumsi sayur pada anak – anak dan melihat hubungan gender serta kategori status gizi anak terhadap frekuensi konsumsi sayur pada anak - anak. Subjek penelitian ini adalah anak usia sekolah dasar sebanyak 50 responden. Pengujian akan dilakukan dengan metode survey menggunakan kuisioner terkait dengan konsumsi sayuran pada murid – murid serta orang tua dan dilanjutkan dengan analisis data menggunakan uji korelasi Kendall’s Tau B dan uji ketergantungan Lambda. Hasil uji korelasi didapatkan adanya hubungan yang cukup signifikan antara frekuensi konsumsi sayuran dengan status gizi anak. Hubungan antara kedua variabel ini ditunjukan dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 yaitu sebesar 0,009. Uji ketergantungan Lambda menunjukkan hasil yang berbeda yaitu tidak adanya ketergantungan yang signifikan antara gender dengan status gizi anak maupun antara gender dengan frekuensi konsumsi sayuran anak. Tidak adanya ketergantungan pada kedua variabel ditunjukkan dengan nilai approximat signifikansi lebih besar dari 0,05 yaitu sebesar 0,222 untuk hubungan gender dengan status gizi sedangkan untuk hubungan gender dengan frekuensi konsumsi sayuran mendapatkan nilai sebesar 0,153.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > 664 Food technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: mr AM. Pudja Adjie Sudoso
Date Deposited: 31 Mar 2020 01:24
Last Modified: 31 Mar 2020 01:24
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/21172

Actions (login required)

View Item View Item