IDENTIFIKASI MIKROPLASTIK PADA CUMI – CUMI (Loligo sp.) DARI BEBERAPA PASAR TRADISIONAL KOTA SEMARANG MICROPLASTICS IDENTIFICATION IN SQUID FROM TRADITIONAL MARKETS IN SEMARANG

ANGGANARARAS, MARGARETHA (2019) IDENTIFIKASI MIKROPLASTIK PADA CUMI – CUMI (Loligo sp.) DARI BEBERAPA PASAR TRADISIONAL KOTA SEMARANG MICROPLASTICS IDENTIFICATION IN SQUID FROM TRADITIONAL MARKETS IN SEMARANG. Other thesis, UNIKA SOEGIJAPRANATA SEMARANG.

[img] Text
15.I1.0161 MARGARETHA ANGGANARARAS (4.99)..pdf COVER.pdf

Download (732kB)
[img] Text
15.I1.0161 MARGARETHA ANGGANARARAS (4.99)..pdf BAB I.pdf

Download (399kB)
[img] Text
15.I1.0161 MARGARETHA ANGGANARARAS (4.99)..pdf BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (654kB)
[img] Text
15.I1.0161 MARGARETHA ANGGANARARAS (4.99)..pdf BAB III.pdf

Download (1MB)
[img] Text
15.I1.0161 MARGARETHA ANGGANARARAS (4.99)..pdf BAB IV.pdf

Download (185kB)
[img] Text
15.I1.0161 MARGARETHA ANGGANARARAS (4.99)..pdf BAB V.pdf

Download (121kB)
[img] Text
15.I1.0161 MARGARETHA ANGGANARARAS (4.99)..pdf DAPUS.pdf

Download (192kB)
[img] Text
15.I1.0161 MARGARETHA ANGGANARARAS (4.99)..pdf LAMP.pdf

Download (1MB)

Abstract

Cumi – cumi (Loligo sp.) merupakan salah satu produk yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Cumi – cumi yang dikonsumsi oleh masyarakat dapat berasal dari pantai di daerah sekitar tempat tinggal maupun dari pasar tradisional ataupun modern. Cumi – cumi berpotensi tercemar oleh berbagai cemaran laut yang dapat terakumulasi dalam tubuhnya, termasuk mikroplastik. Mikroplastik adalah partikel polimer yang berukuran 5 mm atau kurang. Mikroplastik dapat ditemukan baik di atmosfir, tanah, air bersih maupun lautan. Mikroplastik dapat masuk ke rantai makanan, salah satunya melalui seafood. Cumi – cumi yang telah terkontaminasi oleh mikroplastik berisiko jika dikonsumsi oleh manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi mikroplastik pada cumi – cumi (Loligo sp.) yang dijual di beberapa pasar tradisional yang ada di Semarang. Sampel penelitian ini diambil dari Pasar Bulu, Johar, Karangayu, Rejomulyo, Peterongan dan Bangetayu. Pemilihan pasar didasarkan pada hasil survei pasar tradisional yang menjual seafood paling banyak di setiap Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD). Cumi – cumi dibeli secara acak dari semua penjual yang ada pada setiap pasar sebanyak 15 ekor. Dalam penelitian ini, ekstraksi cumi - cumi menggunakan larutan KOH 10% dengan suhu inkubasi 40oC selama 24 jam. Larutan lalu disaring dengan menggunakan kertas saring Whatman no 540 dengan ukuran pori 8 µm. Kemudian dilanjutkan isolasi dengan larutan NaI untuk memisahkan polimer plastik didalamnya. Isolasi dilakukan dengan sonikasi (40 hz, selama 10 menit), dan penggojokan dengan menggunakan orbital shaker (200 rpm selama 10 menit). Larutan NaI lalu disentrifugasi dengan kecepatan 500 rpm selama 5 menit. Setelah selesai disentrifugasi, larutan NaI dipindahkan ke dalam beaker glass yang bersih. Larutan NaI lalu disaring kembali dengan kertas saring Whatman no 540 dengan ukuran pori 8 µm. Kertas saring lalu diamati menggunakan mikroskop Olympus BX-41dengan perbesaran 40 atau 100x. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa semua sampel dari keenam pasar tercemar Particle Suspected as Microplastics (PSM). Secara bentuk PSM yang didapatkan pada sampel berupa fiber, fragmen dan pelet, dengan warna beragam mulai dari hitam, biru, merah, hijau, ungu, kuning, dan bening. Bentuk dan warna yang paling banyak ditemukan adalah fiber dan hitam. Sampel cumi dengan temuan PSM terbanyak dan terendah dengan satuan partikel/gram sampel berat basah, berturut-turut berasal dari Pasar Peterongan (3,31±3,88) dan Pasar Rejomulyo (0,77±0,84). Hasil ini didapatkan dari pengurangan jumlah PSM yang ada pada sampel dengan rerata blanko yang telah ditambah dengan rerata kontrol ruang udara yang ada pada ruang mikroskop. Range ukuran fiber, fragmen dan pelet pada seluruh pasar berturut – turut adalah 11,68-2597,71 µm ; 37,97-3315,86 µm ; 41,36-662,34 µm

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > 664 Food technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: mr AM. Pudja Adjie Sudoso
Date Deposited: 30 Mar 2020 02:28
Last Modified: 30 Mar 2020 02:28
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/21077

Actions (login required)

View Item View Item