STUDI AWAL MIKROPLASTIK PADA KERANG DARAH (Anadara granosa) DARI TAMBAK LOROK SEMARANG

AINUL FITRI, ICHLASIA (2017) STUDI AWAL MIKROPLASTIK PADA KERANG DARAH (Anadara granosa) DARI TAMBAK LOROK SEMARANG. Other thesis, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Katolik Soegijapranata.

[img] Text
13.70.0196 Ichlasia Ainul Fitri COVER.pdf

Download (393kB)
[img] Text
13.70.0196 Ichlasia Ainul Fitri BAB I.pdf

Download (228kB)
[img] Text
13.70.0196 Ichlasia Ainul Fitri BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (165kB)
[img] Text
13.70.0196 Ichlasia Ainul Fitri BAB III.pdf

Download (747kB)
[img] Text
13.70.0196 Ichlasia Ainul Fitri BAB IV.pdf

Download (284kB)
[img] Text
13.70.0196 Ichlasia Ainul Fitri BAB V.pdf

Download (137kB)
[img] Text
13.70.0196 Ichlasia Ainul Fitri DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (212kB)
[img] Text
13.70.0196 Ichlasia Ainul Fitri LAMPIRAN.pdf

Download (524kB)

Abstract

Plastik merupakan salah satu material yang terhitung paling banyak digunakan oleh manusia dan aplikasinya sangat luas. Hal ini didukung Jambeck et al. (2015) yang menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara ke-2 dengan limbah plastik terbesar didunia setelah negara China dengan total mencapai 0,48–1,29 juta metrik ton plastik/tahun.Mikroplastik merupakan hasil fragmentasi dari sampahplastik yang berukuran 0,1-5,000 μm.Oleh sebab itu diperlukan penelitian mengenai keberadaan mikroplastik pada kerang darah (Anadara granosa) yang diambil laut Semarang. Metode yang digunakan untuk identifikasi mikroplastik pada air meliputi penyaringan dengan ayakan 18 mesh dan kertas saring GF/A 1,6μm, pada identifikasi mikroplastik pada sedimen meliputi tahap pengeringan, homogenisasi dengan shaker kecepatan 200 rpm selama 2 menit, sedimentasi selama 24 jam dan penyaringan dengan kertas saring GF/A 1,6μm. Untuk tahap identifikasi mikroplastik pada kerang darah adalah dekstruksi dengan KOH 10% selama 24 jam pada suhu 600C selanjutnya penyaringan dengan kertas saring whatman nitrate cellulose. Setelah semua tahap selesai pada ke 3 jenis sampel selanjutnya dilakukan identifikasi menggunakan mikroskop Olympus BX-41 yang dilengkapi dengan kamera digital dan FTIR Shimadzu prestige 8000. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa 97% sampel kerang darah pada waktu pengambilan1 dan 100% pada waktu pengambilan 2 positif mengandung PSM. Rata-rata jumlah PSM pada air waktu pengambilan1 dan 2 secara berurutan 10±2,5 dan 8,6±4,6 partikel/L, pada sedimen 88±2,2 pada waktu pengambilan 1 dan 84±1,5 partikel/Kg pada waktu pengambilan 2, pada kerang darah sebesar 5,1±3,5 pada waktu pengambilan 1 dan 5,3±3,13 partikel/sampel pada waktu pengambilan 2.Jenis PSM yang teridentifikasi adalah fiber, fragmen, dan film yang terdiri dari warna merah, hitam, biru, dan bening.Plastik yang berukuran mikro dapat masuk kedalam tubuh biota laut termasuk bivalvia.Keberadaan mikroplastik pada tubuh kerang telah banyak didokumentasikan oleh penelitian sebelumnya.Kerang darah (Anadara granosa) merupakan seafood yang banyak dikonsumsi di Indonesia.Namun salah satu inventori data cemaran mikroplastik di Indonesia masih sangat terbatas.Oleh sebab itu diperlukan penelitian mengenai keberadaan mikroplastik pada kerang darah di Indonesia.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > Identification Microbial
Divisions: Faculty of Agricultural Technology
Depositing User: mr AM. Pudja Adjie Sudoso
Date Deposited: 09 Mar 2018 09:32
Last Modified: 09 Mar 2018 09:32
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/15733

Actions (login required)

View Item View Item