PENGARUH PENAMBAHAN SARI BAYAM TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI MI JAGUNG

DEWI, FABIANA TARA (2017) PENGARUH PENAMBAHAN SARI BAYAM TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI MI JAGUNG. Other thesis, Unika Soegijapranata Semarang.

[img]
Preview
Text (COVER)
13.70.0166 Fabiana Tara Dewi COVER.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
13.70.0166 Fabiana Tara Dewi BAB I.pdf

Download (702kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
13.70.0166 Fabiana Tara Dewi BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (376kB)
[img]
Preview
Text (BAB III)
13.70.0166 Fabiana Tara Dewi BAB III.pdf

Download (126kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB IV)
13.70.0166 Fabiana Tara Dewi BAB IV.pdf

Download (42kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
13.70.0166 Fabiana Tara Dewi DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
13.70.0166 Fabiana Tara Dewi LAMPIRAN.pdf

Download (539kB) | Preview

Abstract

Mi merupakan makanan yang populer di Asia, termasuk Indonesia. Bahan baku dalam pembuatan mi adalah tepung terigu, sehingga menyebabkan ketergantungan yang tinggi pada tepung terigu. Oleh karena itu diperlukan alternatif non terigu dalam produk mi. Salah satu langkah dalam mengurangi penggunaan tepung terigu adalah mensubtitusi tepung terigu menggunakan bahan pangan lokal sumber karbohidrat seperti jagung dan singkong. Penambahan bayam pada mi jagung ini diharapkan dapat meningkatkan nilai gizi dan memberi warna hijau alami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan sari bayam terhadap mi jagung kering dan mengetahui kualitas dari karakteristik fisikokimia dan sensori mi jagung dengan penambahan bayam.. Bahan yang digunakan dalam proses pembuatan mi jagung instant adalah tepung jagung, tepung maizena, tepung mocaf, soda abu, dan gliseril monostearat dengan penambahan sari bayam menjadi pewarna alami. Konsentrasi sari bayam yang digunakan adalah 0%, 50%, 75%, dan 100%. Adonan mi dikukus selama 25 menit kemudian dicetak dan dikeringkan dengan suhu 60ºC selama 2 jam dan dilakukan analisa fisik yaitu cooking time, cooking loss, kecerahan warna, daya putus serta analisa kimia diantaranya uji kadar air dan uji klorofil dan analisa sensoris dengan parameter rasa, aroma, tekstur, dan warna. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa kadar klorofil dan kadar air tertinggi diperoleh pada mi dengan konsentrasi sari bayam 100%. Tensile strength tertinggi diperoleh pada mi dengan konsentrasisari bayam 100%. Melalui uji sensori, didapatkan bahwa mie kering dengan konsentrasi sari bayam 75% paling disukai panelis. Berdasarkan hasil tersebut, perlakuan yang paling optimal adalah mi dengan konsentrasi sari bayam 75% karena dapat meningkatkan kadar klorofil, daya putus, kadar air, nilai warna, serta secara keseluruhan yang paling disukai.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > 664 Food technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 03 Oct 2017 06:29
Last Modified: 03 Oct 2017 06:29
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/14870

Actions (login required)

View Item View Item