PENGARUH SUPLEMENTASI SUKROSA DAN NITROGEN TERHADAP PRODUKSI BAKTERIOSIN BAKTERI ASAM LAKTAT YANG DIISOLASI DARI ACAR REBUNG AMPEL (Bambusa vulgaris) DALAM KONDISI FERMENTASI YANG BERBEDA

ALGUSTIE, AGATHA PUTRI (2017) PENGARUH SUPLEMENTASI SUKROSA DAN NITROGEN TERHADAP PRODUKSI BAKTERIOSIN BAKTERI ASAM LAKTAT YANG DIISOLASI DARI ACAR REBUNG AMPEL (Bambusa vulgaris) DALAM KONDISI FERMENTASI YANG BERBEDA. Other thesis, Unika Soegijapranata Semarang.

[img]
Preview
Text (COVER)
13.70.0126 Agatha Putri Algustie COVER.pdf

Download (632kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
13.70.0126 Agatha Putri Algustie BAB I.pdf

Download (123kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
13.70.0126 Agatha Putri Algustie BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (272kB)
[img]
Preview
Text (BAB III)
13.70.0126 Agatha Putri Algustie BAB III.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB IV)
13.70.0126 Agatha Putri Algustie BAB IV.pdf

Download (150kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V)
13.70.0126 Agatha Putri Algustie BAB V.pdf

Download (43kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
13.70.0126 Agatha Putri Algustie DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (166kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
13.70.0126 Agatha Putri Algustie LAMPIRAN.pdf

Download (259kB) | Preview

Abstract

Rebung Ampel berasal dari tanaman bambu (Bambusa vulgaris) yang melimpah di Indonesia. Rebung merupakan bahan makanan yang mudah rusak dan memiliki umur simpan yang relatif singkat. Fermentasi merupakan salah satu cara pengolahan rebung. Dalam fermentasi rebung, bakteri asam laktat (BAL) merupakan strain alami yang memiliki peran dalam proses fermentasi dalam pembentukan cita rasa serta memperpanjang umur simpan. Hal ini disebabkan oleh kemampuannya untuk menghasilkan senyawa antimikroba, seperti asam organik, hidrogen peroksida dan bakteriosin. Untuk mendapatkan produksi bakteriosin yang optimal maka diperlukan kondisi lingkungan dan nutrisi media kultur yang sesuai. Penambahan sumber karbon dan nitrogen dapat menginduksi produksi bakteriosin BAL, namun studi mengenai aplikasinya pada BAL dari asinan rebung Ampel masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kondisi fermentasi awal dan suplementasi sukrosa dan nitrogen dalam media terhadap produksi bakteriosin BAL yang diisolasi dari acar rebung Ampel, serta untuk mengetahui bakteriosin yang paling optimal yang diproduksi dari isolat BAL. Fermentasi rebung dilakukan pada kadar garam 2.5% dengan suhu 15ºC selama 5 hari (kode A) dan kadar garam 5.0% dengan suhu 30ºC selama 4 hari (kode B). Selanjutnya dilakukan analisa dan seleksi terhadap 35 isolat hasil isolasi asinan rebung Ampel. Pengujian meliputi identifikasi BAL berdasarkan morfologi, uji motilitas, identifikasi secara fisiologis dan uji potensi probiotik yang meliputi uji ketahanan asam (pH 3 dan 7) serta ketahanan garam empedu (0.3% dan 0.5%). Sebanyak 32 isolat BAL yang terpilih selanjutnya diuji aktivitas antimikroba terhadap bakteri patogen E. coli FNCC 0091, L. monocytogenes FNCC 0156 dan S. aureus FNCC 0047. Hasil dari uji antimikroba menunjukkan semua isolat memiliki aktivitas antimikroba terhadap bakteri patogen. Uji aktivitas bakteriosin dilakukan terhadap isolat yang telah ditumbuhkan dalam media MRS-B yang disuplementasi sukrosa sebagai sumber karbon serta ekstrak yeast dan pepton sebagai sumber nitrogen. Uji tersebut menggunakan metode difusi sumuran agar yang diamati dengan mengukur zona bening serta menghitung Activity Unit (AU dalam satuan mm2 mL-1). Tiga belas isolat dari fermentasi B dan 10 isolat dari fermentasi A menunjukkan aktivitas penghambatan bakteriosin yang berkisar antara 13.10-3274.99 mm2 mL-1. Aktivitas penghambatan terbesar terdapat pada isolat B16 terhadap indikator patogen S. aureus FNCC 0047 setelah disuplementasi dengan 2% sukrosa, sedangkan bakteriosin B9 memiliki penghambatan yang paling optimal terhadap patogen E. coli FNCC 0091, L. monocytogenes FNCC 0156 and S. aureus FNCC 0047 ketika disuplementasi dengan 2% sukrosa dan 0.8% ekstrak yeast. Dalam penelitian ini dapat diketahuo bahwa supelementasi sukrosa dan nitrogen dalam media kultur mampu menginduksi produksi bakteriosin BAL yang hasilnya tergantung pada masing-masing isolat BAL.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > Chemical Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 03 Oct 2017 06:27
Last Modified: 03 Oct 2017 06:27
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/14868

Actions (login required)

View Item View Item