THE EFFECT OF PRETREATMENTS ON THE CURCUMIN CONTENTS AND ANTIOXIDANT ACTIVITIES OF FRESH AND SOLAR TUNNEL DRIED CURCUMA (Curcuma xanthorrhiza Roxb.)

SETIYAWAN, RIANA NATALIA (2017) THE EFFECT OF PRETREATMENTS ON THE CURCUMIN CONTENTS AND ANTIOXIDANT ACTIVITIES OF FRESH AND SOLAR TUNNEL DRIED CURCUMA (Curcuma xanthorrhiza Roxb.). Other thesis, Unika Soegijapranata Semarang.

[img]
Preview
Text (COVER)
13.70.0033 Riana Natalia Setiayawan COVER.pdf

Download (283kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
13.70.0033 Riana Natalia Setiayawan BAB I.pdf

Download (189kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
13.70.0033 Riana Natalia Setiayawan BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (423kB)
[img]
Preview
Text (BAB III)
13.70.0033 Riana Natalia Setiayawan BAB III.pdf

Download (349kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB IV)
13.70.0033 Riana Natalia Setiayawan BAB IV.pdf

Download (163kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V)
13.70.0033 Riana Natalia Setiayawan BAB V.pdf

Download (40kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
13.70.0033 Riana Natalia Setiayawan DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (260kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
13.70.0033 Riana Natalia Setiayawan LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) merupakan rimpang dari keluarga Zingiberaceace. Temulawak mengandung pigment bewarna kuning yang diketahui mengandung senyawa bioaktif yang disebut kurkuminoid. Kurkuminoid terdiri atas kurkumin, demetoksikurkumin, dan bisdemetoksikurkumin. Senyawa kurkumin mempunyai aktivitas antioksidan yang dapat digunakan sebagai penangkal radikal bebas, anti peradangan, anti tumor, anti alergi, dan anti penuaan. Berdasarkan kelebihan yang dimiliki, temulawak mulai dikembangkan di bidang industri. Namun, temulawak mudah rusak dan penanganan yang kurang tepat dapat mengakibatkan nutrisi dan senyawa aktif terdegradasi. Temulawak kering dapat menjadi salah satu solusinya. Temulawak kering diperoleh melalui proses pengeringan yang dapat memperpanjang umur simpan, tetapi prosesnya dapat membuat kehilangan beberapa nutrisi dan senyawa aktif yang terkandung di dalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan awal( perendaman asam sitrat dan steam blanching) terhadap kandungan kurkumin dan aktivitas antioksidan pada temulawak segar dan temulawak kering yang dikeringkan dengan menggunakan Solar Tunnel Dryer (STD). Beberapa perlakuan awal yang dilakukan, antara lain pengukusan selama 3, 5, 10 menit, perendaman 0.5% dan 1% larutan asam sitrat selama 10, 20, 30 menit. Temulawak dikeringkan menggunakan Solar Tunnel Dryer hingga kadar airnya mencapai di bawah 7%. Setelah itu, temulawak diekstrak dengan methanol selama 30 menit. Senyawa kurkumin dianalisa menggunakan High Performance Liquid Chromatography (HPLC) dengan panjang gelombang 425 nm dan spektrofotometer pada 421 nm. Aktivitas antioksidan dianalisa dengan menggunakan metode DPPH dengan spektofotometer pada 517 nm. Hasil penelitian menunjukkan perendaman temulawak dengan larutan asam sitrat dan steam blanching dapat mempercepat proses pengeringan dan meningkatkan aktivitas antioksidan (%inhibition). Perendaman temulawak dengan larutan 1% asam sitrat selama 30 menit merupakan pretreatment terbaik untuk mempercepat proses pengeringan dan menghasilkan kandungan aktivitas antioksidan (92,25±2,41%) dan senyawa kurkumin sebanyak 15054,21±1939,29 ppm untuk metode HPLC dan 17759,35±214,30 ppm untuk metode spektrofotometer.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > Food Technology > Antioxidants
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 02 Oct 2017 07:51
Last Modified: 02 Oct 2017 07:51
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/14856

Actions (login required)

View Item View Item