ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI ASAM LAKTAT YANG BERPOTENSI SEBAGAI ANTIBAKTERI PADA BIJI KAKAO (Theobroma cacao L.) YANG DIFERMENTASI SECARA SPONTAN

KARTIKA, - (2014) ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI ASAM LAKTAT YANG BERPOTENSI SEBAGAI ANTIBAKTERI PADA BIJI KAKAO (Theobroma cacao L.) YANG DIFERMENTASI SECARA SPONTAN. Other thesis, Unika Soegijapranata Semarang.

[img]
Preview
Text (COVER)
10.70.0075 Kartika COVER.pdf

Download (395kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
10.70.0075 Kartika BAB I.pdf

Download (263kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
10.70.0075 Kartika BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (256kB)
[img]
Preview
Text (BAB III)
10.70.0075 Kartika BAB III.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB IV)
10.70.0075 Kartika BAB IV.pdf

Download (191kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V)
10.70.0075 Kartika BAB V.pdf

Download (130kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10.70.0075 Kartika DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (521kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
10.70.0075 Kartika LAMPIRAN.pdf

Download (316kB) | Preview

Abstract

Kakao merupakan salah satu komoditi pangan yang cukup banyak dimanfaatkan pada dunia industri pangan. Biji kakao Lindak yang digunakan pada penelitian ini berasal dari Kulon Progo, Jogjakarta. Proses fermentasi merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas dari biji kakao. Fermentasi pangan merupakan salah satu cara untuk memproduksi berbagai produk pangan menggunakan biakan mikroba. Mikroba yang biasanya berperan dalam proses fermentasi adalah Bakteri Asam Laktat (BAL). Bakteri asam laktat berperan aktif dalam proses fermentasi makanan, sehingga dapat meningkatkan kualitas (memberikan keawetan) dan keamanan bahan pangan karena memiliki kemampuan penghambatan alami terhadap mikroorganisme yang bersifat patogen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari isolat bakteri asam laktat yang diisolasi dari biji kakao yang difermentasi secara spontan terhadap bakteri patogen Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Fermentasi biji kakao ini dilakukan selama 5 hari dan selama proses fermentasi dilakukan pengukuran kandungan asam laktat yang ada pada biji kakao. Isolasi bakteri dari biji kakao dilakukan pada media agar de Man Rogosa Agar (MRS) dengan penambahan 1% CaCO3 dan 10 ppm NaN3. Setiap isolat yang membentuk zona bening dan koloni tunggal dikarakterisasi berdasarkan sifat morfologi (pewarnaan Gram, pewarnaan spora, dan motilitas bakteri), biokimia (uji aktivitas katalase dan produksi gas), dan fisiologisnya (pengujian NaCl, pH, dan suhu). Berdasarkan hasil uji sifat morfologi, biokimia, dan fisiologi diperoleh karakteristik bakteri asam laktat yaitu Gram positif, tidak membentuk spora, berbentuk batang, katalase negatif, aerotoleran atau anaerob, kelompok homofermentatif atau heterofermentatif, sehingga dapat disimpulkan 36 isolat bakteri asam laktat yang diperoleh dari biji kakao termasuk ke dalam genus Lactobacillus. Pada pengujian aktivitas antibakteri terhadap bakteri patogen Escherichia coli dan Staphylococcus aureus diketahui bahwa bakteri asam laktat memiliki zona penghambatan yang lebih baik terhadap bakteri Staphylococcus aureus daripada Escherichia coli. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa isolat-isolat bakteri asam laktat yang difermentasi dari biji kakao memiliki potensi sebagai antibakteri.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > Beverage Technology
> 660 Chemical engineering > Beverage Technology > Fermentation
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 14 Sep 2017 06:31
Last Modified: 14 Sep 2017 06:31
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/14641

Actions (login required)

View Item View Item