ANALISIS PENGARUH SISTEM PENGUKURAN KINERJA,SISTEM PENGHARGAAN,KEPUASAN KERJA,DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP HUBUNGAN ANTARA TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DENGAN KINERJA MANAJERIAL

Indra A.W., Anastasia (2006) ANALISIS PENGARUH SISTEM PENGUKURAN KINERJA,SISTEM PENGHARGAAN,KEPUASAN KERJA,DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP HUBUNGAN ANTARA TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DENGAN KINERJA MANAJERIAL. Other thesis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unika Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
01.60.0204 Anastasia Indra A.W COVER.pdf

Download (108kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
01.60.0204 Anastasia Indra A.W BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (113kB)
[img] Text (BAB II)
01.60.0204 Anastasia Indra A.W BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB)
[img] Text (BAB III)
01.60.0204 Anastasia Indra A.W BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (180kB)
[img] Text (BAB IV)
01.60.0204 Anastasia Indra A.W BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (94kB)
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
01.60.0204 Anastasia Indra A.W LAMPIRAN.pdf

Download (176kB) | Preview

Abstract

Total Quality Management (TQM) merupakan pendekatan yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan untuk tetap mampu bertahan dan berkembang dalam persaingan global. Perubahan lingkungan bisnis sebagaimana yang telah dijelaskan, telah menuntut produsen mengubah logika yang dipakai sebagai dasar untuk menjalankan bisnis. Total Quality Management (TQM) adalah suatu sistem manajemen yang berfokus kepada orang yang bertujuan untuk meningkatkan secara berkelanjutan kepuasan customers pada biaya sesungguhnya yang secara berkelanjutan terus menurun. Total Quality Management (TQM) merupakan pendekatan sistem secara menyeluruh (bukan suatu bidang atau program terpisah), dan merupakan bagian terpadu strategi tingkat tinggi. Sistem ini bekerja secara horizontal menembus fungsi dan departemen, melibatkan semua karyawan, dari atas sampai bawah, meluas ke hulu dan ke hilir, mencakup mata rantai pemasok dan customers. Teknik pemanufakturan Total Quality Management (TQM) dengan sistem pengukuran kinerja lebih sering digunakan untuk meningkatkan kinerja. Sistem pengukuran kinerja disini adalah frekuensi pelaporan pengukuran kinerja pemanufakturan karyawan didalam mengembangkan efektifitas pekerjaan strategis. Sistem penghargaan (kompensasi) juga sangat penting untuk mendapat perhatian yang sungguh-sungguh, karena kompensasi yang berupa insentif individual maupun kelompok dapat meningkatkan prestasi kerja dan motivasi karyawan. Pada praktik pemanufakturan Total Quality Management (TQM) yang lebih berorientasi pada pemberdayaan karyawan, dengan sistem penghargaan (kompensasi) merupakan salah satu metode yang paling penting untuk mencapai keberhasilan penerapan praktik pemanufakturan Total Quality Management (TQM). kepuasan kerja merupakan sikap seseorang terhadap pekerjaannya. Dengan kata lain, kepuasan kerja merupakan respon efektif seseorang terhadap pekerjaannya. Pandangan lain tentang kepuasan kerja adalah bahwa individu menghargai sejauh mana pekerjaan itu menghasilkan hasil bernilai Komitmen organisasional merupakan hubungan kekuatan relatif yang luas antara individu dengan organisasi (Porter t al, 1976), yang karakteristiknya (Mowday et al, 1979) meliputi; (a) adanya keyakinan yang kuat dan penerimaan atas tujuan nilai-nilai organisasi, (b) kesediaan untuk sebesar-besarnya untuk organisasi, dan (c) adanya keinginan yang pasti untuk mengetahui keikutsertaan dalam organisasi. Apabila Total Quality Management (TQM) dapat diterapkan secara efektif dalam suatu perusahaan, maka kinerja manajerial secara otomatis juga akan meningkat. Sedangkan sistem pengukuran kinerja, sistem penghargaan, kepuasan kerja dan komitman organisasi dalam penelitian ini merupakan variabel moderating yang mempunyai efek kesatuan hubungan pada variabel Total Quality Management (TQM) sebagai variabel independen dan kinerja manejerial sebagai variabel dependen. Lebih jelasnya kinerja manajerial dapat ditingkatkan melalui sistem pengukuran kinerja, sistem penghargaan, kepuasan kerja, dan komitmen organisasi. Karena kinerja yang tinggi dapat dicapai jika praktik Total Quality Management (TQM) dilakukan bersama program kinerja. Hasilnya ditemukan bukti bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dalam interaksi antara Total Quality Manajement (TQM), dengan sistem pengukuran kinerja, sistem penghargaan, kepuasan kerja, dan komitmen organisasi terhadap kinerja manajerial. Hal ini disebabkan oleh nilai koefisien Total Quality Manajement (TQM), sistem pengukuran kinerja, sistem penghargaan, kepuasan kerja, dan komitmen organisasi yang positif.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 650 Management > 658 Management > Organizational Commitment
> 650 Management > 658 Management > Performance Appraisal
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Accounting
Depositing User: Mr Andika Margahadi
Date Deposited: 30 Mar 2017 07:41
Last Modified: 30 Mar 2017 07:41
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/13361

Actions (login required)

View Item View Item