PEMANFAATAN ANGGARAN SEBAGAI ALAT ANALISIS SELISIH PUSAT LABA PADA AMBARRUKMO PALACE HOTEL YOGYAKARTA

BILI, FRANSISKA XAVERIA (2002) PEMANFAATAN ANGGARAN SEBAGAI ALAT ANALISIS SELISIH PUSAT LABA PADA AMBARRUKMO PALACE HOTEL YOGYAKARTA. Other thesis, Fakultas Ekonomi Unika Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
95.60.0230 Fransiska Xaveria Bili COVER.pdf

Download (238kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
95.60.0230 Fransiska Xaveria Bili BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (170kB)
[img] Text (BAB II)
95.60.0230 Fransiska Xaveria Bili BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (329kB)
[img] Text (BAB III)
95.60.0230 Fransiska Xaveria Bili BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (171kB)
[img] Text (BAB IV)
95.60.0230 Fransiska Xaveria Bili BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (201kB)
[img] Text (BAB V)
95.60.0230 Fransiska Xaveria Bili BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (71kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
95.60.0230 Fransiska Xaveria Bili DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (41kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
95.60.0230 Fransiska Xaveria Bili LAMPIRAN.pdf

Download (187kB) | Preview

Abstract

Salah satu fungsi anggaran adaJah sebagai alat pengendalian kegiatan dan evaluasi.Pengendalian pada dasarnya adalah membandingkan antara rencana dan pelaksanaan sehingga dapat ditentukan penyimpangan yang timbu! apakah sudah menjadi "tanda bahaya" bagi organisasi atau unit-unitnya Penyimpangan tersebut digunakan sebagai dasar evaluasi atau penHaian kineIja dan umpan balik untuk perbaikan di masa yang akan datang. Dalam penyusunan anggara~ manajer pusat pertanggungjawaban berperan serta dalam menyusun usulan anggaran serta~engadakan negosiasi dengan manajer diatasnya yang memberikan peran kep~ ;tao Oleh karena itu anggaran yang sudah _ disahkan merupakan ke~gu1inJl' ta~omitmen manajer pusat pertanggung]awaban untuk mela~akan reneana sepe~n~ rcan~ dalam ~~~r::~:~~n m~~renh~::::~~;,;;;=:~~:e alat ~~':n~~i~: keglatan. r . ~ _. " "\ Pusat pertangg~n aban werupakan suatu It orgal11lasl.yan Cijpimpin oleb seorang manaj n~ bertanggungjawab. sal pertangga~gj.wab"~ft ~ibagi n:enjadi 4 rna yaitu p~at biaya; pu$I! patan, pusat laba daa at mvestasl. " , 1 Karena kegiata Amb rrukm Patad: H I I Yogyaka tcrd daTi kegiatan operasional a yait'h pengtnapan dan kegiatan ~l'3.Si al penu~-ang seperti jasa binatu. j telepoJ~elex, jasa tr~rtasi dan lain-I tn, ma~ rlu diadakall divisionalisa - tau aem entuQli )lUS3t-pusat lebo. Pusat laba ada Ii pusat rtan·ggup. 'awaban yang anajcmy diberi tersebut. ~~ Dalam penyusunan an an pada <}mbarrukmo Patace H~ Yogyakarta tiap-tiap pusat laba menyusu usulan pend8pa an dan biaya ing-masing. Setc:lah diselujui dan dilaksana an::1THl h!J>-,-elan'ufu"y! da fi pengukuran, dcngan membandingkan anggaran dan realisaSiny' untuk menelltukan selisih mana yang signifikan yang layak untuk diselidiki dan penyebab selisih. Karena pada Ambarrukmo Palace Hotel Yogyakarta dibentuk pusat-pusal laba yang menyusun us ulan anggaran masing·masing maka penulis mencoba untuk menganalisis sebab-sebab selisih yang signifikan yang teljadi pada pusat: pusat laba tersebut. Ambarrukmo Pa:ace Hotel Yogyakarta adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang perhotelan yang terletak di Jalan Laksda Adisuciplo Daerah Istimcwa Yogyakarta, Data yang digullakan dalam penulisan skripsi ini adalah data sekunder yaitu data tcntang anggaran tahun 1999 dan realisasinya. Adapun alat yang digunakan dalam anal isis selisih pusat laba adalah laba langsung pusat laba, selisih pendapatan, selisih biaya. selisih laba dan analisis penyimpangan serta anali sis penyebab selisih. Setelah diperoleh selisih pendapatan, selisih biaya dan selisih laba kemudian diJakukan analisis signifikansl disertai dengan penyebab terjadinya selisih. Analisis selisih ini dilakukan baik terhadap yang menguntungkan maupun yang merugik8J1. Berdasarkan hasil penclitian, pusat-pusat laba Ambarrukmo Palace Hotel Yogyakarta terdiri daTi enam departemen yaitu ~ I. Departemcn Kamar. 2. Departemen Makanan dan Minuman. 3. Departemen Telepon dan Telex. 4. Departemen Binatu. 5. Departemen Valet. 6. Departemen Rekreasi dan Olahraga. Departcmen Kamar adalah departemen penyediaan serta pengelolaan akomodasi Untuk pendapatan Departemen 439.356.460,00. Beban Personalia langsung kegiatan serta fasilitas-fasilitasnya. sebesar Rp. iP:2~!1.38i ,00 Beban lain-lain ada selisih Sehingga total beban 25.761.894,00. Karena kamar adalah selisih selisih kurnng. yang signifikan pad. Dollar Amerika. Departemen langsung kegiatan makanan. penyaji . bagian 2,4Ub.U4:l.UIU. Beban Rp. 35.400.281 ,00 kamar i kUf'tng total beban lango;una selisih la~ juga 465. lItJ · I,QQ. Penyeti'ab kamar adalafil ~Cf"ahnya Rupiah minu~ alah J~men I"'ngcloJaan .erta pengendalian pen.zelol""",penglOlaan barq dan uS'abalmeai ... ubi kcliutuban IOrta Rp. Rp. beban Rp. 17,00. Beban lain-lain ada Departemen Makanan dan Untuk Harga Pokok 132.030.926,00 schingga laba Karena selisih pendapatan laba Minuman adalah seJisih lebih maka secara langsung selisih lebih dengan j umlah scbesar Rp. 197.295.710,00. Makan:" dan laba juga merupakan Penyebab selisih lebih yang signifikan pada departemcn makanao dan minuman adalah karena kenaikan tarif makanan rata-rata. Departemen Telepon dan Telex adalah Departemen yang menangani langsung kegiiatan penyediaan serta pengelolaan akomodasi berupa tclepon mn telex. Pendpatan Departemen Telepon dan telex ada selisih kurang sebesar Rp. 44.345.022,00. Untuk barga pckok Penjualan (HPP) ada seli,ib lebib , ebessr Rp. 25.471 .887,00 sehingga laba kotor ada selisih kurang sebesar Rp. 18.873. 135,OO. Beban personalia ada seJisih lebih besar Rp. 2.657.006,00. Beban lain-Jain ada seli'ih lebib sebesar Rp. 3.650.256,00. Sebingga total beban Departemcn Telepcn dan Telex ada selisih lebih sebcsar Rp. 6.307.202.00. Karena seli sih pendapatan dan laba kotor adalah selisih kurang sedangkan selisih total bcban departemen Telepon dan Telex adalah selisih lebih maka selisih laha merupakan selisih kurang dengan jumlah Rp. 12.565.873,00. Dalam realisasinya Departemen Telepon dan Telex mengalami kerugian sebesat Rp. 2.281.873,00. Penyebab kcrugian pada departemcn telepon dim telex ada1ah karena kenaikan tarif lelepon. Departemen Binatu adalah departemen yang menangani kcgiatan pencucian, pelicinan linen untuk kamar, restoren, seragam karyawan scrta pakaian tamu dalam usaha mendukung kelancaran kegiatan penyediaan kamar dan penyajian makanan serta memenuhi kebutuhan dan kcpuasan pelanggan. Pendapatan Departcmen Binatu ada selisih kurang sebesar Rp_ 25.449.262,00. Untuk Harga Pokok Penjualan (HPP) ada selisih lebih sebesar RP. 52.620,00. Sehingga laba kotor ada selisih kurang sebesar Rp. 25.396.642,00. Beban personalia ada selisih lebih sebesar RP,14.947.878&O. Behan lain-lain ada selisib lebih sebesar Rp. 2.005.025,00. Sehingga tOlalJ an departemen Binatu ada selisih lebih sebesar Rp. 17 . 002.903,~yeli!" ~da~ndan laba kotor merupakan scilslh kurang, sedanfCalt-setf~n total beban-<ieQ8{temen Blnatu adalah selisih lebih. Maka se ~,_ aba merupakan sells;h :':i..i.raiig..~aiijUJiilah· sebesar Rp. 8.393.739,00. Penyebab selisib kwan y>lng signilikan pada departemen binatu adalah . l~na bany a pesaing yang berada de~ dengan hotel yangjuga menyedia ' 1asa bin. yang lebib murah danpada hotel, ,, Departemen )'-31 alah d~emen ~ .ngani I""ll'uog, be uk· bentuk pelayanan ke da para ~mu dalam dII\\ mcmenuhi ~butuha~r~ kepuasan para tarnu. Pe dfpa~an l'Jepartemen V~l~t a'" selisih i<urarit; sebe'f'i. tp. 5.846.852,00 : Untuk h ga pok~'k penjualan Q'l,PP) Ida selisih lebiJl sebe p. 2.969.754,00 sehingga aba kotqr ada !elisih kuran.z s.baar Rp. 2.877.098 . Beban Personalia ada ~Iisih kul.ang oobesar-Rp. 2.921.783.00. Behan lai I in ada selisih kurnng se ,~r Rp, iI.;288.553,OO sehingga IOIal beb Depa e en Valet ada selisih kurnn sebesar R . 4.150.336 00. . rena selisih pen Falan laba kotor dan total bebao eparteme Vale ada _se.!!sih kurang, makJ{.!<","-ra langsung selisih laba juga erupakan se isilQjurangaeng8l1 jumlah. sebef ar Rp. 7.027.434,00. Penyebab se~ . urang yang S1gn.i'ikan pada dep~men valet adalah pelayanan yang kurang I"uaskan sehingg. para tamu kad ng memilih untuk tjdak memakai jasa pelaya ~ ...A. /".. _ ....... Departemen rekreasi dan olahraga _ _ _ epartemen yang menangani langsung kegiatan penyediaan, pengelolaan, serta perawatan sarana rekreasi dan a l at~alat olahraga. Pendapatan Departemen Rekreasi dan Olahraga., ada selisih lebih sebesar Rp. 25.826.723,00. Beban personalia ada selisih kwang sebesar Rp. 3.01 9.312,00. Beban lain-lain ada selisih kurang sebesar Rp. 3.122.42 1,00: Sehingga total beban Departemen rekreasi dan oJahraga ada selisih kurang sebesar Rp. 6.141 .733,00. Karena selisih pendapatan merupakan selisih leb~h sedangkan selisih total beban Departemen rekreasi dan olahraga adalah selisil'. lrurang. Maka selisih laba merupakan selisih lebih dengan jumlah sebesar Rp. 19.684.990,00. Penyebab selisih lebih yang signifikan pada departemen rekreasi dan olahraga adalah banyaknya para tamu yang memanfaatkan sarana rekreasi dan olahraga.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 650 Management > 658 Management > Financial management
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Accounting
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 30 Mar 2017 06:20
Last Modified: 30 Mar 2017 06:20
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/13092

Actions (login required)

View Item View Item