ANALISA SIKAP DAN KEYAKINAN KONSUMEN BOLANG BALING DI KOTA SEMARANG

Antok, Daniel Bayu (2005) ANALISA SIKAP DAN KEYAKINAN KONSUMEN BOLANG BALING DI KOTA SEMARANG. Other thesis, UNIKA SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text (COVER)
00.70.0038 Daniel Bayu Antok COVER.pdf

Download (99kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
00.70.0038 Daniel Bayu Antok BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (394kB)
[img] Text (BAB II)
00.70.0038 Daniel Bayu Antok BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (93kB)
[img] Text (BAB III)
00.70.0038 Daniel Bayu Antok BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (174kB)
[img] Text (BAB IV)
00.70.0038 Daniel Bayu Antok BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (123kB)
[img] Text (BAB V)
00.70.0038 Daniel Bayu Antok BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (67kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
00.70.0038 Daniel Bayu Antok DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (74kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
00.70.0038 Daniel Bayu Antok LAMPIRAN.pdf

Download (255kB) | Preview

Abstract

Bolang-baling adalah salah satu makanan tradisional yang disukai masyarakat Semarang. Bolang-baling memperkaya produk pangan tradisional khususnya di kota Semarang dan di Indonesia pada umumnya. Dengan perkembangannya makanan ini menunjukkan adanya sikap dan keyakinan konsumen akan eksistensi makanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sikap dan keyakinan konsumen dan menghubungkan sikap dengan keyakinan konsumen terhadap makanan bolangbaling. Responden penelitian ini berjumlah 224 konsumen umum, yang diperoleh dari konsumen yang sedang membeli bolang-baling di penjual bolang-baling yang memiliki tempat berjualan tetap di Semarang. Data diperoleh dengan pengisian kuesioner. Dari hasil survei diketahui sebanyak 224 responden, 60,57% responden menyukai bolang-baling karena rasanya. Alasan mengkonsumsi bolang-baling karena rasa dapat mempengaruhi tingkat konsumsi. Sebanyak 41,52% responden mengkonsumsi bolang-baling dalam 1 minggu 1-4 kali. Anggota keluarga merupakan faktor yang mempengaruhi responden dalam frekuensi konsumsi. Sebagian besar responden mengkonsumsi bolang-baling tanpa perencanaan dengan alasan karena keinginan (65,96%). Lokasi pembelian yang paling sering dikunjungi responden adalah lokasi pedagang kaki lima sebesar 42,86% dengan alasan mudah ditemui. Meskipun ada bahan tambahan berupa kie yang digunakan beberapa produsen, penilaian responden terhadap bolang-baling adalah bolang-baling aman dikonsumsi bagi kesehatan berapapun jumlahnya dan serta bolang-baling merupakan makanan yang mengenyangkan, mudah didapatkan dan mudah dimakan, enak dan tidak menyita waktu.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > 664 Food technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mr Ign. Setya Dwiana
Date Deposited: 02 Feb 2017 01:35
Last Modified: 02 Feb 2017 01:35
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/12239

Actions (login required)

View Item View Item