PENGARUH BERBAGAI METODE PENGERINGAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN MIKROBIOLOGI PADA KENCUR (Kaempferia galanga L) dan KAYU MANIS (Cinnamomum burmanii) BUBUK

WURYANINGRUM, PUSPASARI (2005) PENGARUH BERBAGAI METODE PENGERINGAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN MIKROBIOLOGI PADA KENCUR (Kaempferia galanga L) dan KAYU MANIS (Cinnamomum burmanii) BUBUK. Other thesis, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Katolik Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
01.70.0064 Puspasari Wuryaningrum COVER.pdf

Download (85kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
01.70.0064 Puspasari Wuryaningrum BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (132kB)
[img] Text (BAB II)
01.70.0064 Puspasari Wuryaningrum BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB III)
01.70.0064 Puspasari Wuryaningrum BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (120kB)
[img] Text (BAB IV)
01.70.0064 Puspasari Wuryaningrum BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (134kB)
[img] Text (BAB V)
01.70.0064 Puspasari Wuryaningrum BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (61kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
01.70.0064 Puspasari Wuryaningrum DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (71kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
01.70.0064 Puspasari Wuryaningrum LAMPIRAN.pdf

Download (146kB) | Preview

Abstract

Kencur (Kaempferia galanga L) dan kayu manis (Cinnamomum burmanii) merupakan salah satu rempah-rempah yang banyak digunakan untuk masakan. Namun kencur dan kayu manis tidak dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama karena mempunyai kadar air yang tinggi yaitu kencur (73.18%) dan kayu manis (46.93%). Oleh karena itu perlu dilakukan proses pengeringan untuk memperpanjang umur simpan kencur dan kayu manis. Kualitas kencur dan kayu manis yang dihasilkan ditentukan oleh cara pengeringan dan kondisi pengeringan yang diterapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai proses pengeringan dengan sinar matahari langsung, Solar Tunnel Dryer (STD) dan dehumidifier terhadap karakteristik fisik, kimia dan mikrobiologi kayu manis dan kencur bubuk. Analisa yang dilakukan adalah analisa warna, kadar air, kadar oleoresin, total cemaran bakteri dan fungi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kencur dan kayu manis bubuk yang dihasilkan oleh pengeringan dengan dehumidifier paling baik. Kadar oleoresin pada kencur 21.03% dan kayu manis 28.39%. Warna yang dihasilkan lebih cerah dengan nilai lightness (58.22), redness (7.24) dan yellowness (17.18) untuk kayu manis, sedangkan pada kencur mempunyai nilai lightness (83.12), redness (1.96) dan yellowness (14.6). Tingkat cemaran bakteri dan fungi pada kayu manis dan kencur bubuk tidak melebihi standar yang telah ditentukan yaitu bakteri 6 log CFU/g dan fungi 4 log CFU/g. Disamping itu, pengeringan dengan menggunakan sinar matahari langsung menunjukkan tingkat cemaran mikroba yang tinggi, tetapi memiliki kandungan oleoresin yang tinggi dan warna produk yang lebih cerah daripada produk yang dihasilkan oleh proses pengeringan yang lain.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > Food Technology > Drying
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 19 Oct 2016 03:42
Last Modified: 19 Oct 2016 03:42
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/12215

Actions (login required)

View Item View Item