KANDUNGAN LOGAM KADMIUM DAN BESI DALAM BEBERAPA JENIS GARAM DAPUR DAN EVALUASI RISIKO KONSUMSINYA

SUTANTIO, NUNGKY SUGIONO (2004) KANDUNGAN LOGAM KADMIUM DAN BESI DALAM BEBERAPA JENIS GARAM DAPUR DAN EVALUASI RISIKO KONSUMSINYA. Other thesis, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Katolik Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
01.70.0036 Nungky Sugiono Sutanto COVER.pdf

Download (390kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
01.70.0036 Nungky Sugiono Sutanto BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (618kB)
[img] Text (BAB II)
01.70.0036 Nungky Sugiono Sutanto BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (128kB)
[img] Text (BAB III)
01.70.0036 Nungky Sugiono Sutanto BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (340kB)
[img] Text (BAB IV)
01.70.0036 Nungky Sugiono Sutanto BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (399kB)
[img] Text (BAB V)
01.70.0036 Nungky Sugiono Sutanto BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (57kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
01.70.0036 Nungky Sugiono Sutanto DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (224kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
01.70.0036 Nungky Sugiono Sutanto LAMPIRAN.pdf

Download (89kB) | Preview

Abstract

Dewasa ini laut telah tercemar oleh berbagai sampah dan limbah baik industri, perkotaan maupun mmah tangga. Garam dapur yang dikonsumsi manusia berasal dari pcngeringan air laut. Bila manusia mengkonsumsi garam dari pengeringan air laut yang tercemar logam, maka akan timbul risiko kcsehatan. Garam dapur terbentuk dari reaksi ion antara Na + dan cr karena adanya donor dan aseptor elektron. Pada reaksi senyawa ionis, ion-ion tidak tergantung pada ion pasangannya, sehingga mcmungkinkan terbentuknya endapan at au kristal antara cr dcngan logam. Endapan atau kristal inilah yang diduga terikut dalam proses pengeringan air laut untuk menghasilkan garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kandungan logam Cd dan Fe pad a bcrbagai jenis garam, yaitu garam meja (Ml dan M2), garam briket (Bl dan B2) serta garam krosok (KI dan K2). Garam Ml dan M2 berasal dari kota SidoaIjo dan Gresik (lawa Timur), sedangkan BI, B2 dan K2 berasal dari kota Juwana (lawa Tengah) dan KI berasal dari Jepara (Jawa Tengah . Analisis logam dilakukan menggunakan Hame AAS Perkin Elmer model 3100. Pada penelitian ini juga dilakuKan survei wawancara metode Pendaftaran Makanan ada 100 orang ibu mmah tangga yang mtin memasak dan berdomisili di perumahan Tanah Mas Semarang untuk mengestirnasi jLUnlah garam yang dikonsumsi olch satu orang selama satu minggu. Survei konsumsi garam pada warga Tanah Ma~ CO digunakan se15agai salah satu sRenario konsumsi ~am disamping skenario yang lain (II = Jawa~engah; III = Filipina ; dan IV = Inggris). Hasil yang diperoJeh selanjutnya dibrunakan untuk mengevaluasi risiko keamanan konsumsi garam pada empat skenario konsumsi garam. 9a a konsentrasi logam Cd dan Fe yang diperoleh dipadukan dengan keempat skenario konsumsi untuk mengestimasi nilai Hazard Quotient (HQ). Dari hasil pengukuran AAS diperoleh (lata bahwa garam MI mengandung Cd dengan konsentrasi yang aling tinggi (2,M ± 6,95E-2 flg/g), sedangkan ~ram K2 mengandung Cd paling rendl!h (1.03 ~ 0,17 .flg/g). Berdasarkan uji One Way ~nova diketahui terdapat perbedaan kandungan Cd yang sangar nyata antar jenis garam (p<O,O I). Konsentrasi Fe yang tertinggi terdapat pada garam K I ( 10,5 ± 1,00 flglg) dan yang terendah adalah K2 (7,50 ± 1,37 flg/g). Berdasarkan uji One Way Anova diketahui terdapat perbedaan kandungan Fe yang nyata antar jenis garam (p<0,05). Nilai HQ logarn Cd untuk Konsumsi bebcrapa)enis garam ole 1 pria berkisar antara 0,08 - 0,16; 0,09 - 0,17 ; 0,10 - G,20 ; 0,24 - 0,47 berturut-turu sesuai dengan skenario konsumsi II, I, IV, dan III. Nilai HQ logam Cd untuk konsumsi beberapa jenis garam oleh wanita berkisar antara 0,09 - 0, I 9 ; 0, I 0 - 0,20 ; 0,12 - 0,24 ; 0,28 - 0,56 berturut-turut sesuai dengan skenario konsumsi II, I, IV, dan II I. Nilai HQ logam Fe untuk konsumsi beberapa jenis warn oleh p,ria berkisar antara 0,0007 - 0,00 I ; 0,0008 - 0,00 11 ; 0,0009 - 0,0013 ; 0,0022 - 0-,003 berturut-turut sesuai dengan skenario konsumsi II, I, IV, dan III. Nilai HQ logam Fe untuk konsumsi beberapa jenis garam oleh wanita berkisar antara 0,0009 - 0,0012 ; 0,0009 - 0,0013 ; 0,001 I - 0,0016 ; 0,0026 - 0,0036 berturut-turut sesuai dengan skenario konsumsi II, I, IV, dan III.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > Food Technology
> 660 Chemical engineering > Food Technology > Drying
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 19 Oct 2016 03:34
Last Modified: 19 Oct 2016 03:34
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/12194

Actions (login required)

View Item View Item