STUDI IN-VITRO EFEKTIVITAS PEKTIN KULIT BUAH PISANG (Musaceae sp.) SEBAGAI PENGIKAT LOGAM BERAT KADMIUM DAN TEMBAGA

PUTRA, BENEDICTUS RYZA TJAHJA (2016) STUDI IN-VITRO EFEKTIVITAS PEKTIN KULIT BUAH PISANG (Musaceae sp.) SEBAGAI PENGIKAT LOGAM BERAT KADMIUM DAN TEMBAGA. Other thesis, PRODI TEKNOLOGI PANGAN UNIKA SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text (COVER)
12.70.0053 Benedictus Ryza Tjahja Putra COVER.pdf

Download (249kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
12.70.0053 Benedictus Ryza Tjahja Putra BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (97kB)
[img] Text (BAB II)
12.70.0053 Benedictus Ryza Tjahja Putra BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (409kB)
[img] Text (BAB III)
12.70.0053 Benedictus Ryza Tjahja Putra BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (426kB)
[img] Text (BAB IV)
12.70.0053 Benedictus Ryza Tjahja Putra BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (56kB)
[img] Text (BAB V)
12.70.0053 Benedictus Ryza Tjahja Putra BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (41kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
12.70.0053 Benedictus Ryza Tjahja Putra DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (192kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
12.70.0053 Benedictus Ryza Tjahja Putra LAMPIRAN.pdf

Download (75kB) | Preview

Abstract

Logam berat merupakan unsur penyusun kerak bumi yang tidak dapat terdegradasi dan mampu menggangu kesehatan manusia ketika terakumulasi dalam tubuh. Kadmium (Cd) dan tembaga (Cu) termasuk ke dalam logam berat. Reduksi logam berat dapat dilakukan dengan menggunakan adsorben seperti pektin yang akan mengadsorpsi logam berat dengan gugus aktif. Senyawa pektin pada kulit pisang diharapkan mampu berperan sebagai adsorben pada logam berat dengan memanfaatkan faktor suhu dan waktu kontak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pektin dari kulit pisang dalam mengikat logam berat dan dampak dari penggunaan varietas pisang yang berbeda (ambon, kepok, dan raja) serta lama waktu kontak terhadap kemampuan pektin dalam proses penyerapan logam berat pada media pencernaan manusia secara in-vitro. Penelitian ini terbagi menjadi penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Pada penelitian pendahuluan digunakan bahan dari kulit buah pisang dengan perlakuan penggunaan tiga varietas berbeda: kulit pisang kepok, raja, dan ambon. Dilakukan ekstraksi pada sampel pada suhu 95°C selama 80 menit hingga didapatkan pektin kering. Pektin tersebut dikontakkan dengan logam Cd dan Cu masing-masing selama 30, 60, dan 90 menit. Waktu kontak yang paling efektif didapatkan dari hasil recovery logam tertinggi pada penelitian pendahuluan dan waktu tersebut digunakan pada penelitian utama dengan variasi waktu +30 menit dan -30 menit dari waktu kontak efektif, guna mengetahui pola penyerapan logam oleh pektin tersebut. Secara umum, hasil yang didapatkan dari penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa ketiga pektin dapat bekerja secara efektif pada waktu kontak 90 menit. Pada penelitian utama digunakan pektin komersial sebagai acuan mutu dan sebagai kontrol. Hasil penelitian ini diketahui bahwa pektin dari kulit buah pisang kepok, raja, ambon, dan pektin komersial memiliki nilai recovery antara 56% hingga 90,5%, dan kombinasi pektin kulit pisang ambon dengan waktu 120 menit menghasilkan daya serap tertinggi pada logam Cd dan Cu dengan nilai recovery secara berurutan yaitu 72,1% dan 85,2%.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > 664 Food technology > Food safety
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 03 Oct 2016 05:12
Last Modified: 03 Oct 2016 05:12
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/11683

Actions (login required)

View Item View Item