HARYANTO, MARCELLO WIJAYA (2023) BANGUNAN MULTI FUNGSI BERBASIS PENGEMBANGAN BERORIENTASI TRANSIT DI KOTA SURAKARTA. Other thesis, Universitas Katholik Soegijapranata Semarang.
|
Text
19.A1.0070-Marcello Wijaya Haryanto-COVER_a.pdf Download (1MB) | Preview |
|
Text
19.A1.0070-Marcello Wijaya Haryanto-BAB I_a.pdf Restricted to Registered users only Download (254kB) |
||
Text
19.A1.0070-Marcello Wijaya Haryanto-BAB II_a.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
Text
19.A1.0070-Marcello Wijaya Haryanto-BAB III_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
Text
19.A1.0070-Marcello Wijaya Haryanto-BAB IV_a.pdf Restricted to Registered users only Download (334kB) |
||
Text
19.A1.0070-Marcello Wijaya Haryanto-BAB V_a.pdf Restricted to Registered users only Download (413kB) |
||
Text
19.A1.0070-Marcello Wijaya Haryanto-BAB VI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (394kB) |
||
|
Text
19.A1.0070-Marcello Wijaya Haryanto-DAPUS_a.pdf Download (394kB) | Preview |
|
Text
19.A1.0070-Marcello Wijaya Haryanto-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (230kB) |
Abstract
Kota Surakarta memiliki beragam budaya yang membuat kota tersebut menjadi unik sebagai kota wisata. Hal tersebut terjadi karena tata kota serta sistem pemerintahan Keraton Surakarta yang masih bertahan hingga saat ini. Hal tersebut menimbulkan juga kurang ratanya pembangunan di Kota Surakarta yang berkembang hanya di beberapa wilayah pusat.Selain itu juga timbulnya isu berupa kepadatan penduduk serta ketidakefektivitasan tempat kerja yang tersebar sehingga menimbulkan kemacetan kota. Salah satu solusi dari hal tersebut adalah mendirikan sebuah bangunan Multifungsi yang tapak atau lokasinya berdekatan dengan pusat aktivitas serta mewadahi berbagai aktivitas masyarakat dalam satu titik. Bangunan Multifungsi sendiri merupakan bangunan yang terdiri dari 2 hingga tiga program ruang bangunan yang nantinya dapat saling bersinggungan maupun saling berhubungan satu sama lain dalam satu massa bangunan. Untuk mengatasi perihal kemacetan lokasi yang akan digunakan haruslah berdekatan dengan sumber transportasi umum.Dengan berdekatan dengan moda transportasi umum pengembangannya akan berbasis bangunan berorientasi transit atau TOD. Hal ini juga mengacu pada fungsinya yang dapat diartikan sebagai tempat singgah. Hal ini digarisbawahi terutama untuk pengunjung yang bisa berasal dari Terminal Transpotasi umum maupun Stasiun Kereta Api, karena tujuan dari bangunan ini adalah untuk lebih menarik dan memaksimalkan moda transportasi umum yang ada disekitar
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
Divisions: | Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture |
Depositing User: | mr AM. Pudja Adjie Sudoso |
Date Deposited: | 07 Sep 2023 02:19 |
Last Modified: | 15 Sep 2023 06:26 |
URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/32662 |
Actions (login required)
View Item |