Pratama, Rizki Andhika (2021) PUSAT REHABILITASI BAGI PENDERITA STROKE DI KOTA SEMARANG YANG ADAPTIF TERHADAP KARAKTERISTIK PENGGUNA. Other thesis, Unika Soegijapranata.
|
Text
17.A1.0081-Rizki Andhika Pratama-COVER_a.pdf Download (716kB) | Preview |
|
|
Text
17.A1.0081-Rizki Andhika Pratama-BAB I_a.pdf Download (128kB) | Preview |
|
Text
17.A1.0081-Rizki Andhika Pratama-BAB II_a.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
||
|
Text
17.A1.0081-Rizki Andhika Pratama-BAB III_a.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text
17.A1.0081-Rizki Andhika Pratama-BAB IV_a.pdf Download (131kB) | Preview |
|
|
Text
17.A1.0081-Rizki Andhika Pratama-BAB V_a.pdf Download (489kB) | Preview |
|
|
Text
17.A1.0081-Rizki Andhika Pratama-BAB VI_a.pdf Download (115kB) | Preview |
|
|
Text
17.A1.0081-Rizki Andhika Pratama-BAB VII_a.pdf Download (116kB) | Preview |
|
|
Text
17.A1.0081-Rizki Andhika Pratama-DAPUS_a.pdf Download (251kB) | Preview |
|
|
Text
17.A1.0081-Rizki Andhika Pratama-LAMP_a.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Stroke merupakan penyakit penyebab kematian kedua dan kecacatan ketiga paling tinggi di dunia. Stroke terjadi akibat kurangnya pasokan oksigen ke dalam otak karena terjadi penyumbatan maupun pecahnya pembuluh darah. Salah satu faktor resiko stroke yang sering menyerang adalah hipertensi yang kini banyak menyerang manusia berusia dewasa akhir menuju lansia. Kota Semarang sebagai ibukota Provinsi Jawa Tengah memiliki tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi mengakibatkan wilayah ini menempati urutan keempat dengan prevalensi hipertensi tertinggi di Indonesia. Dengan begitu, terjadinya stroke lebih rentan menyerang apabila faktor pemicu tidak terkendali. Terjadinya stroke pada seseorang mengakibatkan melemahnya kemampuan diri secara fisik maupun psikis sebagai manifestasi klinis terjadinya stroke. Sehingga rehabilitasi sebagai tahap pengembalian fungsi jaringan tubuh pasca stroke menjadi perhatian utama dalam proses pemulihan. Berdasarkan realita, fasilitas kesehatan yang menangani rehabilitasi pasca stroke kurang seimbang dengan jumlah penderita yang ada. Rata-rata fasilitas pengobatan stroke bercampur dengan pengobatan penyakit lain, padahal perlu adanya perlakuan ruang spesifik dalam kaitannya dengan aspek kenyamanan dan keselamatan pengguna. Oleh sebab itu, dibutuhkan adanya sebuah fungsi bangunan kesehatan yang dalam perancangannya memperhatikan aspek lingkungan dan perilaku. Dimana berorientasi pada karakteristik pengguna yang dituangkan dalam perancangan ruang sebagai aspek lingkungan binaan sehingga dapat mengakomodasi kelemahan pasien khususnya pasca stroke. Tujuan dari perancangan adalah dapat menciptakan ruang yang dapat membantu proses rehabilitasi stroke secara terpadu dan terpusat di Kota Semarang yang meninjau aspek kenyamanan dan keselamatan.
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
Divisions: | Faculty of Architecture and Design |
Depositing User: | Mr Agung Tri Hartadi |
Date Deposited: | 30 Sep 2021 02:30 |
Last Modified: | 30 Sep 2021 02:30 |
URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/26733 |
Actions (login required)
View Item |