Pengawasan Pada Usaha Depot Air Minum (DAM) Dalam Memenuhi Persyaratan Higiene Sanitasi Di Kota Semarang

Sari, Yulita Eka (2016) Pengawasan Pada Usaha Depot Air Minum (DAM) Dalam Memenuhi Persyaratan Higiene Sanitasi Di Kota Semarang. Masters thesis, Magister Hukum Unika Soegijapranata.

[img] Text (COVER)
13.93.0031 Yulita Eka Sari COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
13.93.0031 Yulita Eka Sari BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (144kB)
[img] Text (BAB II)
13.93.0031 Yulita Eka Sari BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (217kB)
[img] Text (BAB III)
13.93.0031 Yulita Eka Sari BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (385kB)
[img] Text (BAB IV)
13.93.0031 Yulita Eka Sari BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (97kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
13.93.0031 Yulita Eka Sari DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (97kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
13.93.0031 Yulita Eka Sari LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (644kB)

Abstract

Kota Semarang sebagai kota metropolitan memiliki potensi masalah dalam pemenuhan kebutuhan air minum bagi warganya karena keterbatasan pelayanan PDAM. Oleh karena itu, usaha DAM terus bertambah setiap tahun, sehingga menimbulkan persoalan pengawasan atas persyaratan higiene sanitasi DAM baik dari aspek pengaturan maupun pelaksanaan pengawasan terhadap usaha DAM. Pengawasan pada usaha DAM dalam memenuhi persyaratan higiene sanitasi dilakukan secara eksternal maupun internal. Pengawasan eksternal maupun internal merupakan aspek penting yang harus dilakukan guna memberikan jaminan perlindungan kepada konsumen dalam mengkonsumsi air minum isi ulang. Metode pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, Jenis pendekatan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis (socio-legal approach). Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik. Menggunakan data primer dan sekunder. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Aspek yuridis yang diteliti adalah ketentuan hukum tentang perlindungan konsumen dan kesehatan atau Peraturan Menteri Kesehatan tentang pengawasan terhadap DAM. Aspek sosiologis yang diteliti adalah pelaksanaan pengawasan pada usaha DAM di kota Semarang. Hasil penelitian diperoleh bahwa hingga saat ini Pemerintah Kota Semarang tidak menerbitkan produk hukum daerah yang mengatur tentang usaha DAM baik perijinan maupun pengawasannya. Namun demikian, Pemerintah Kota Semarang memiliki kewenangan sebagai pelaksanaan asas otonomi sebagaimana diatur di dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Jumlah tenaga pengawas yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang adalah 43 dari Dinas Kesehatan Kota Semarang dan Puskesmas diseluruh kota Semarang. Periode dalam melakukan pengawasan kepada DAM dilakukan 1 tahun sekali, sesuai dengan alokasi dana dari Pemerintah Kota Semarang. Teknis pengawasan mendasarkan pada peraturan perundangundangan yang telah diterbitkan oleh Pemerintah Pusat, antara lain Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, Nomor 736/Menkes/Per/VI/2010 tentang Tata Laksana Pengawasan Kualitas Air Minum, dan Nomor 43 Tahun 2014 tentang Hygiene dan Sanitasi Depot Air Minum (DAM). Namun demikian, baik Pemerintah Kota Semarang maupun pemilik usaha DAM belum menjalankan pengawasan secara utuh sebagaimana diatur dalam ketiga peraturan menteri tersebut karena adanya beberapa hambatan baik yuridis maupun teknis.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: > 610 Medicine and health
Divisions: Graduate Program in Master of Law
Depositing User: Mr Ign. Setya Dwiana
Date Deposited: 07 Jun 2016 08:59
Last Modified: 07 Jun 2016 08:59
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/9909

Actions (login required)

View Item View Item