PERENCANAAN PAJAK ATAS USAHA RESTORAN STUDI PADA WARUNG MAKAN SUPER PEDAS

Natalia, - (2016) PERENCANAAN PAJAK ATAS USAHA RESTORAN STUDI PADA WARUNG MAKAN SUPER PEDAS. Other thesis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKA Soegijapranata.

[img] Text (COVER)
13.31.0003 Natalia COVER.pdf

Download (210kB)
[img] Text (BAB I)
13.31.0003 Natalia BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (219kB)
[img] Text (BAB II available document only in library of Soegijapranata Catholic University)
13.31.0003 Natalia BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (207kB)
[img] Text (BAB III available document only in library of Soegijapranata Catholic University)
13.31.0003 Natalia BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (172kB)
[img] Text (BAB IV available document only in library of Soegijapranata Catholic University)
13.31.0003 Natalia BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (562kB)
[img] Text (BAB V)
13.31.0003 Natalia BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (113kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
13.31.0003 Natalia DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (111kB)

Abstract

PP 46 Tahun 2013 merupakan PPh final yang dikenakan atas WP dengan penghasilan bruto di bawah Rp 4.800.000.000,00 dan berlaku mulai 1 juli 2013. Bapak Jolly merupakan pengusaha yang bergerak dibidang kuliner dengan memiliki 4 outlet warung makan di kota Semarang, guna meminimalisasi pembayaran pajak maka Bapak Jolly membagi 4 outlet tersebut kedalam 2 CV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kewajiban perpajakan warung makan “Super Pedas” dan untuk mengetahui perencanaan pajak jika usaha yang dimiliki Bapak Jolly mengalami kenaikan omset. Metode analisis yang digunakan dalam penelitan ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Data sekunder yang digunakan berupa omset tahun 2013 dan 2014 serta laporan laba rugi. Hasil dari penelitian ini yaitu total omset penjualan CV A pada tahun 2014 sebesar Rp 4.682.575.193, total omset penjualan CV B pada tahun 2014 sebesar Rp 2.648.094.744 dan Pajak terutang tahun 2014 sebesar Rp 46.825.752 untuk CV A dan Rp 26.480.947 untuk CV B serta pada tahun 2015 jika diasumsikan CV A mengalami kenaikan omset penjualan sebesar 12,1% dari tahun 2014 maka perkiraan omsetnya sebesar Rp 5.249.166.791 dan untuk CV B jika diasumsikan mengalami kenaikan omset penjualan sebesar 10,4% dari tahun 2014 maka perkiraan omsetnya sebesar Rp 2.923.496.597 sehingga untuk CV A jika tetap dijadikan pusat dan cabang pajak yang terutang sebesar Rp 136.973.693 tetapi jika outlet 1 dan outlet 2 kedalam CV yang baru pajak yang terutang sebesar Rp 52.491.668. Dengan demikian lebih menguntungkan jika Bapak Jolly memisahkan outlet 1 dan outlet 2 kedalam CV yang baru. Adanya PP 46 ini diharapkan Bapak Jolly lebih memperhitungkan lagi jika terjadi kenaikan omset dan lebih memahami peraturaan perpajakan yang berlaku agar pajak yang harus dibayar efisien tanpa harus melanggar peraturan serta untuk penulis berikutnya asumsi rata – rata kenaikan atau penurunan omset dihitung minimal dari data ratarata lima tahun sebelumnya

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 300 Social Sciences > 330 Economics > Taxation
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Taxation
Depositing User: Mr Ign. Setya Dwiana
Date Deposited: 06 Jun 2016 06:55
Last Modified: 06 Jun 2016 06:55
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/9885

Actions (login required)

View Item View Item