PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ANAK PELAKU TINDAK PIDANA PENCABULAN DAN PERSETUBUHAN DALAM PROSES PENYIDIKAN DI POLRESTABES SEMARANG

Tobing, Nicholas (2016) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ANAK PELAKU TINDAK PIDANA PENCABULAN DAN PERSETUBUHAN DALAM PROSES PENYIDIKAN DI POLRESTABES SEMARANG. Other thesis, Fakultas Hukum dan Komunikasi UNIKA Soegijapranata.

[img] Text (COVER)
07.20.0033 Nicholas Tobing COVER.pdf

Download (583kB)
[img] Text (BAB I)
07.20.0033 Nicholas Tobing BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (200kB)
[img] Text (BAB II)
07.20.0033 Nicholas Tobing BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (286kB)
[img] Text (BAB III)
07.20.0033 Nicholas Tobing BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (501kB)
[img] Text (BAB IV)
07.20.0033 Nicholas Tobing BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (114kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
07.20.0033 Nicholas Tobing DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (110kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
07.20.0033 Nicholas Tobing LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (442kB)

Abstract

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 menyatakan bahwa negara Indonesia adalah negara hukum. Indonesia sebagai negara hukum wajib menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia serta menjamin kesejahteraan tiap-tiap warga negaranya, termasuk menjamin perlindungan anak karena anak juga memiliki hak yang termasuk dalam hak asasi manusia. Seorang anak pada hakekatnya merupakan suatu karunia Tuhan Yang Maha Esa yang dalam dirinya terdapat suatu harkat dan martabat sebagai manusia seperti halnya orang dewasa. Perumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Bagaimana perlindungan hukum terhadap anak pelaku tindak pidana pencabulan dan persetubuhan dalam proses penyidikan di Polrestabes Semarang? (2) Hambatan-hambatan apa yang timbul dalam rangka memberikan perlindungan hukum terhadap anak pelaku tindak pidana pencabulan dan persetubuhan dalam proses penyidikan di Polrestabes Semarang? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini dapat diuraikan sebagai berikut : (1) Untuk mengetahui perlindungan hukum yang diberikan penyidik dalam proses penyidikan terhadap anak pelaku tindak pidana pencabulan dan persetubuhan di Polrestabes Semarang, (2) Untuk mengetahui hambatan-hambatan yang timbul dalam rangka memberikan perlindungan hukum terhadap anak pelaku tindak pidana pencabulan dan persetubuhan pada proses penyidikan di Polrestabes Semarang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang menekankan pada pencarian data di lapangan dan datanya dianalisis dengan cara non-statistik atau tanpa menggunakan angka. Spesifikasi dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian adalah metode analisis kualitatif, sesuai dengan data yang diperoleh yaitu data yang deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian mengenai perlindungan hukum bagi anak pelaku tindak pidana pencabulan dalam proses penyidikan di Polrestabes Semarang adalah perlindungan hukum terhadap anak pelaku pelaku tindak pidana pencabulan dalam proses penyidikan di Polrestabes Semarang dilakukan sesuai ketentuan yang ada. Hambatan-hambatan yang ditemukan adalah kurangnya tenaga personil, minimnya dana operasional, penentuan jadwal pertemuan dengan penyidik di Polrestabes, kurangnya dukungan dari keluarga pelaku, sanksi soial kepada pelaku dan korban dari masyarakat. Kesimpulan dalam penelitian ini penyidik melaksanakan berdasarkan dengan ketentuan serta SOP yang ada dan saran adalah penambahan personil serta pengetahuan penyidik tentang konsep keadilan restoratif.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 300 Social Sciences > 340 Law > 345 Criminal law > Sexual abuse
Divisions: Faculty of Law and Communication > Department of Law
Depositing User: Mr Ign. Setya Dwiana
Date Deposited: 27 May 2016 03:33
Last Modified: 27 May 2016 03:33
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/9536

Actions (login required)

View Item View Item