PERBEDAAN DAN PENGARUH RASIO KEUANGAN ANTARA BANK KATEGORI A, B DAN C HASIL PENELITIAN DUE DELIGENCE TERHADAP KEBANGKRUTAN BANK (STUDI KASUS 20 BANK DEVISA DI INDONESIA)

SUYANTO, CANDRA (2003) PERBEDAAN DAN PENGARUH RASIO KEUANGAN ANTARA BANK KATEGORI A, B DAN C HASIL PENELITIAN DUE DELIGENCE TERHADAP KEBANGKRUTAN BANK (STUDI KASUS 20 BANK DEVISA DI INDONESIA). Other thesis, Prodi Manajemen Unika Soegijapranata.

[img] Text (COVER)
97.30.3010 Candra Suyanto COVER.pdf

Download (272kB)
[img] Text (BAB I)
97.30.3010 Candra Suyanto BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (217kB)
[img] Text (BAB II avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
97.30.3010 Candra Suyanto BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (402kB)
[img] Text (BAB III avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
97.30.3010 Candra Suyanto BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (123kB)
[img] Text (BAB IV avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
97.30.3010 Candra Suyanto BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (176kB)
[img] Text (BAB V)
97.30.3010 Candra Suyanto BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (56kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
97.30.3010 Candra Suyanto LAMPIRAN.pdf

Download (204kB)

Abstract

Pesatnya perkembangan di bidang kellangan menllnjllkkan bahwa masyarakat lI1c1akukan aktivitasnya dengan mcnggunakan jasa lembanga kClI:lIIgan, dalam hal ini perbankan. Dengan adanya Pakto 1988 yang memberikan kemudahan - kCITIlldahan pendirian bank berakibat bank - bank bermunculan seperti jamur di musim hujan. Pada tahun 1997 teljadi gejolak didllnia perbankan seperti turunya tingkat kepercayaan masyakat terhadap bank akibat Iikuidasi yang "lakukan oleh penerintah, disusul dengan menyebabkan masyarakat harus berpikir d ta kali uIltuk menyimpa1l dananya di b I k. diligence) terhadap p,erbankan nasional. Berdasarkan hasil pemeriksa n due diligence, I. 2. Kategori B, bagi bank yang memiliki CAR ( Capital Adequacy Ratio) atau Rasio penyediaan Modal Minimum dibawah 4% sampai -25% 3. Kategori C, bagi bank yang memiliki CAR ( Capital Adequacy Ratio) atau Rasio penyediaan Modal Minimum dibawah -25% Bank yang masuk dalam kategori B dan C yang dinilai ll\asih dapat ditolong diwajibkan mengikuti program rekapitalisasi dengan pemilik bank diwajibkan menambah modal disetor agar mencapai CAR 4%. Namlln kenyataanllya ballk -- bank yang maslIk dalam kategori B dan C banyak yang dinyatakan bangkrut dan dilikllidasi seperti yang dialami olch 16 Bank yang dilikuidasi olch pcmcrintah mclalui MClllcri Kcuangan dalam keputusannya pada 1 November 1997. Menurut Sri Haryati ( 200 1:338 ) Kritcria kesehatan bank adnlah Bank dikatakan sehat jika : Kecukupan Modal ( CAR) Cadangan Penghapusan AI? ROA Efisiensi LDR n sehat atau tidak ., yaitu Rasio cadangan penghapllsan kredit terhadap kredit, Rasio ROA, Rasio Etisiensi dan Rasio LOR, untuk mengetahui 1. Apakah ada perbedaan 4 rasio keuangan antara bank kategori A, B dan C 2. Apakah perbedaan tersebut mempunyai pengaruh terhadap kebangkrutan bank Objek yang diteliti adalah 20 Bank Devisa yang ada di Indonesia. Data penelitian ini berupa data sekunder dan teknik pengumpulan datanya dengan eara dokumentasi dari majalah Info Bank edisi No.277 .. uli .2002. Vol XXIV. Dalam penelitian ini penglljian mcnggunakan alat analisis ANOYA untllk Illengllji perbedaan rasio kellangan dan alat analisis Binary Regressioll Logistic 1I1ltlik menguji pengaruh dari perbedaan rasio keuangan terhadap kebangkrutan bank. Kesimpulan dari penelitiall ini adalah 1. Empat rasio kaeuangan yang digunakan t >myata rasio ROA. dan LOR mempullyai

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 650 Management > 657 Accounting > Financial reports
> 650 Management > 657 Accounting > Accounting Management
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Management
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 25 May 2016 01:51
Last Modified: 25 May 2016 01:51
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/9375

Actions (login required)

View Item View Item