PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEBELUM DAN SESUDAH GO PUBLIC (STUDI KASUS PADA 20 PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TELAH GO PUBLIC TAHUN 2000-2001 DI BURSA EFEK JAKARTA)

PRIYAMBODO, - (2005) PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEBELUM DAN SESUDAH GO PUBLIC (STUDI KASUS PADA 20 PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TELAH GO PUBLIC TAHUN 2000-2001 DI BURSA EFEK JAKARTA). Other thesis, Prodi Manajemen Unika Soegijapranata.

[img] Text (COVER)
99.30.3964 Priyambodo COVER.pdf

Download (550kB)
[img] Text (BAB I)
99.30.3964 Priyambodo BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (434kB)
[img] Text (BAB II avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
99.30.3964 Priyambodo BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text (BAB III avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
99.30.3964 Priyambodo BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (350kB)
[img] Text (BAB IV avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
99.30.3964 Priyambodo BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
99.30.3964 Priyambodo BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (236kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
99.30.3964 Priyambodo DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (117kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
99.30.3964 Priyambodo LAMPIRAN.pdf

Download (5MB)

Abstract

Perusahaan Manufaktur mempunyai peranan penting dalam perekonomian Indonesia sebagai suatu komponen penting dalam pertumbuhan ekonomi, dan mengupayakan pemerataan hasil pembangunan serta sebagai tumpuan pemerintah untuk membayar cicilan dan hutang luar negeri. Privatisasi adalah salah satu jalan keluar dalam memecahkan masalah ekonomi Indonesia serta lebih efektif dan lebih efisien. Dipakainya Perusahaan Manufaktur karena sahamnya lebih dari 500/0 di BEJ. Salah satu altematif yang dapat dilakukan oleh suatu perusahaan untuk mendapatkan dana dan modal yang akan digynakan untuk mengembangkan usahanya adalah dengan cara go publik yaitu dengan encatatkan sahamnya di pasar modal. Maka dengan cara ini perusahaaa a-k-an mehdapatka a segar dengan biaya yang relatif murah dari masyarakat. Kinerja keuangan perusahaan dapat diukur dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan menggunakan. asio-rasio. Dipilihn a rasio-rasio untuk pengukuran kinerja keuangan perusahaan dalam penel'tianini tlikarenakan analisis rasio yang paling nyak digunakan. Rasio dirancan untuK memperlihatkan hubungan antara tkiraan-perkiraan laporan euangan. Berdas fan k terangan diata~, aka yang menjadi permasalahannya adalah "apakah terdawat perBedaan };ang siptifikan antara kinerja perusahaan sebelwn dan sesudah go publjk ?" Objek ya digunaKan dalam penelitian ini adalah Perusah n Manufaktur yang telah go publ'K dan tercatat di Bursa Efek akarta pada tahun 2000-2001 yang telah melaporkan l,\~oran keua gannya inimal 2 tahun sebel an sesudah go publik, dengan penI bangan oahwa pengaruh pen gunaan dana hasil penjualan saham perdana akan e inat pengarulmy-a dan tampak dalam laporan keuangan untuk tahun-tahun beriku. n a. Dan terda~at 20 Perusahaan Manufaktur yang telah listing di Bursa Efek Jakafita, dan 20 perusahaan itu dalal : PT.Alfa Retailindo (ALFA) Tbk, PT.Tunas Bam Eampu g (TSLA) TrbK, T.Sarya Intirindo Makmur (SIMM) Tbk, PT.Asiaplast Industries (~ Tbk, PT.Fortune Mate Indonesia (FMII) Tbk, PT. Summitplast Interbenua (SMPL) Tbk, PT. Rimo Catur Lestari (RIMO) Tbk, PT. Andhi Chandra Automotive (ACAP) Tbk, PT. Plastpack Prima Industry (PLAS) Tbk, PT. Indofarma (INAF) Tbk, PT. Daeyu Orchid Indonesia (DOID) Tbk, PT. Kimia Farma (KAEF) Tbk, PT. Lapindo Packaging (LAPD) Tbk, PT. Arwana Citra Mulia (ARNA) Tbk, PT. Betonjaya Manunggal (BTON) Tbk, PT. Metamedia Technologies (META) Tbk, PT. Akbar Indo Makmur Stimec (AIMS) Tbk, PT. Pyridam Farma (PYFA) Tbk, PT. Ryane Adibusana (RYAN) Tbk, PT. Colorpack Indonesia (CLPI) Tbk. Hipotesis dalam penelitian ini digunakan untuk menguji apakah terdapat perbedaan pada kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah go publik baik secara parsial maupun secara bersama-sama. Hipotesis tersebut dirumuskan sebagai berikut: Hipotesis Ho : tidak terjadi peningkatan yang signifikan terhadap kinerja keuangan Perusahaan Manufaktur antara masa sebelum IPO dan sesudah IPO yang diukur melalui rasio keuangan. Hipotesis Hi : terjadi peningkatan yang signifikan terhadap kinerja keuangan Perusahaan Manufaktur antara masa sebelum IPO dan sesudah IPO yang diukur melalui rasio keuangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah ada perbedaan yang signifikan kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah go public. Setelah tujuan penelitian diatas tercapai peneliti b h rap agar basil penelitian ini dapat bermanfaat bagi berbagai pihak se~ni : emiten , investor, dan pembaca. Penelitian di mulai (fengan melakukan perfiinmgan untuk mengetahui besamya ROA ( Return On Asset), ROE (Return On Equily), GPM (Gross Profit Margin), NPM (Net Pr.ofit Margin 1," QP (O/Terating Profit Margin), Total Asset Turn Over (TAT) dari rt)asing-masing emiten. Rasio-rasio keuanga perusahaan yang digunakan sebagai Basar pengukuran kineda keuangan perusahaan kemudian dianalisa dengan menggunakan uji perin~a ertanda Wilcoxon un ' mengetahui ada tidaknya perbeaaan kine ja keuangan aat sebelum dan sesudah g~ publik. Hasil pengujian peringkat DertandA Wilcoxon ehunjrikan hasil ROA ( O,O~ ), ROE ( 0,007 ), GPM ( 0,002 ), M ( 0,031 ), OPM ( 0,0115 ), TAT (0,0015 ). 'Ni 'f1Ii-nilai tersebut temyata lebih ke i jika dibandingkan dengan nil~i t tabel yaitu (1,V29). Hal ini berarti secara parsirH semua variabel tidak mempunyai perbedaan ~ang signifikan antara sebelum dan sesudah go l1ub1ik. Berdasarkan asil pengujian hip'o e is ' baik dengan enggunakan uji peringkat bertanda Wilcoxon maupUH uji tandamaka dapat aisim ulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang -s~gnifikan antara kinerja keuangan berdasarkan rasio keuangan untuk tahun-tahu sebe1um dan sesudah go pubtik. Maka dari kesimpulan tersebut penulis memberikan e5erapa saran ya' tu: erusa aan Manufaktur lebih sadar biaya dan memegang prinsip enterpreneuFship, privatisasi dipersiapkan lebih matang untuk masing masing kondisi Perusahaan Manufaktur, peroleban dana penjualan perdana dimanfaatkan secara optimal.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 650 Management > 657 Accounting > Financial reports
> 650 Management > 658 Management > Financial management
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Management
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 20 May 2016 07:53
Last Modified: 20 May 2016 07:53
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/9327

Actions (login required)

View Item View Item