ANALISIS HUBUNGAN PERUBAHAN IHSG SEKTOR INDUSTRI MANUFAKTUR MAKANAN DAN MINUMAN DENGAN RISIKO SAHAM BERDASARKAN MODEL CAPM : STUDI KASUS TAHUN 2001 DI BEJ

WIYANTI, ELFINA DANAR (2003) ANALISIS HUBUNGAN PERUBAHAN IHSG SEKTOR INDUSTRI MANUFAKTUR MAKANAN DAN MINUMAN DENGAN RISIKO SAHAM BERDASARKAN MODEL CAPM : STUDI KASUS TAHUN 2001 DI BEJ. Other thesis, Prodi Manajemen Unika Soegijapranata.

[img] Text (COVER)
99.30.3895 Elfina DW COVER.pdf

Download (363kB)
[img] Text (BAB I)
99.30.3895 Elfina DW BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (210kB)
[img] Text (BAB II avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
99.30.3895 Elfina DW BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (595kB)
[img] Text (BAB III avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
99.30.3895 Elfina DW BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (183kB)
[img] Text (BAB IV avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
99.30.3895 Elfina DW BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (818kB)
[img] Text (BAB V)
99.30.3895 Elfina DW BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (123kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
99.30.3895 Elfina DW DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (63kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
99.30.3895 Elfina DW LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pasar modal sebagai faktor ekonomi mempunyai (ungsi ekonomi dan fungsi keuangan. Apabila dilihat dari kedua fungsi tersebut dapat dikatakan bahwa pihak investor menginvestasikan dana untuk memperoleh keuntungan. Dalam dunia usaha hampir semua investasi mengandung unsur ketidakpastian atau risiko investasi. Oleh karena itu, pemodal harus dapat memperkirakan seberapa besar risiko yang harus ditanggungnya. Salah satu alat yang dapat digunakan untuk mengukur besarnya risiko adalah beta. Beta pasar dapat digunakan sebagai indikator keadaan pasar karcna dalam penghitungan beta pasar terdapat elemen yang menggambarkan kcadaan pasar. Untuk menghitung beta pasar, ada berbagai macam cara. Salah satunya adalah model CAPM (Capital Asset Pricing Model). Elemen pasar yang digunakan sebagai pengukur beta adalah angka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Beta sebagai alat ukur risiko suatu saham dapat digunak . sebagai indikator dalam memperkirakan return atau keuntungan yang aka diQ rate'll Cia m suatu investasi. Oleh karena itu penulis tertarik untuk menelj i tentang ubungan-peru15ahan IHSG sektoral dengan risiko saham. Dalam penelitian ini penulis mengambil sektor industri manufaktur makanan dan minuman, dengan sampel sejumlah 18 QCrusahaan. Hal ~ . dikarenakan saham sektor tersebut me pakan saham yang indeksnya bertluktuasi edikit atau relatif stabi1, sehingga lenih mudah enguat be an jika terjadi penuruna , aa1am transaksi jual beli saham. M~salah yang terdapat ~I , penelitian i i adal apakah terdapat hubungan yang S1 °fikan antara perUbah SG se~or industri manufaktur makanan dan minwran dengan risiko saham berdasarkian mOd I keseimbangan CAPM ? Adapun tuj an dariwenelitian ini aealah untuk mengetahlli hubungan antara perubahan IHSG sel«or industri manufaktur mikanan dan minuman dengan risiko saham. Variabe1 bel> s dalam pe,nelitian 'ni yait~ perubahan IHSQ atau return sektor industri manufaktur akanan da:n'-min~man.- eaanglCan variabe terikat yaitu risiko saham atau beta. Rumus ~ang diSUtnaka untuk encari be engan menggunakan rumus CAPM, yaitu Ri = RJ (Rm -- Rt) J3li, yang ai likas' an ke dalam persamaan regresi dengan menggunaI<an pro :am SPSS ve _ . 1:0 . ' Dari penelitian yang dilakukan pada periode tahun 2001 menuQj ul\:kan nasil sebagai berikut : 1. Dari perhitungan regresi sejumlah 18 saham sektor industri manufaktur makanan dan minuman pada tahun 2001, menghasilkan 6 beta saham yang signifikan (signifikansi < 0,050, yaitu saham ADES (G,012), saham CEKA (0,0 I 0), saham MYOR (0,004), s~ham MWON (0,020), saham SHDA (0,005), dan saha'TI INDF (0,039), sedangkan 12 beta saham tidak signifikan (sib'Tlifikansi > 0,05), yaitu saham AQUA (0,896), ~aham AISA (0,356), saham DAVO (0,556), saham DLTA (0,953), saham PSDN (0,211), saham SKLT (0,652), saham STTP (0,299), saham SMART (0,833), saham SUBA (0,820), saham TBLA ( 0,947), saham ULTJ (0,439), dan saham MLBI (0,128). 2. Lima saham memiliki beta atau risiko saham mendekati satu, yaitu saham ADES (0,695), CEKA (0,707), MYOR (0,765), SHDA (0,'7)3), dan INDF (0,599), schingga saham ini disebut sebagai saham yang bcrisiko tinggi meskipun return yang dihasilkan juga tinggi. 3. Delapan saham memiliki beta atau risiko saham kurang dari satu, yaitu saham DL TA (0,019), PSDN (0,389), SKL T (0,145), STTP (0,327), SUBA (0,074), TBLA (0,022), UL TJ (0,247), dan MLBI (0,465), sehingga saham ini disebut sebagai saham yang berisiko rendah, meskipun return yang dihasil~an juga rendah. 4. Lima saham yang memiliki beta atau risiko saham negatif, yaitu saham AQUA (- 0,042), AISA (-0,293), DA VO (-0,189), MWON (-0,660), dan SMART (-0,068), sehingga saham ini memiliki risiko yang rcndah dan return atau tingkat keuntungan yang lebih rendah dari return aktiva be~as risiko (suku bunga SBI). 5. Dari hasil perhitungan korelasi yang iJakukan terhadap enam beta saham yang signifikan (ADES, CEKA, ~Y@R, MwDN SHOA dan INDF) dengan menggunakan program SBSS versi to.O, mengHasilkan korelasi sebesar 0,183 dan signifikansi sebesar 0,729. Dari hasil tersebut dapat isimpulkan bahwa ada hubungan antara Jterubahan I SG seKtor i dustri manufaktur makanan dan minuman dengan Jlls'ko saham, namun hubunga tl!rseo t sangat rendah atau lemah (0,1830;5) dan berhubungan eeara tida signifikan atau tidak nyata, karena signifil< nsi yang Ihasilkan nilamya IFbih dari 0,05 (0,72 > 0,05). Berdasarkan hasil elitian di atas, maka . .sara~ - saran yang dapat riberikan adalah : I. Walaupun hubun an antara return auiu ti gkat kewltungan de gan risiko lemah, tetapi investor hams tetap memperhatikan risiko dalam berin estasi, khususnya jika investor in 'n berinvys i ~ada selc,tor tcrtentu. al ini hi aksudkan agar investor tidak mengalamJ erugian jika suatll saat nanti keadaan pasar modal berubah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 650 Management > 658 Management > Production Management
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Management
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 20 May 2016 07:52
Last Modified: 20 May 2016 07:52
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/9320

Actions (login required)

View Item View Item