KORELASI ANTARA KANDIDAT PORTOFOLIO DAN TINGKAT KEUNTUNGAN SAHAM : STUDI PADA PT. BURSA EFEK JAKARTA PERIODE JANUARI 2001- DESEMBER 2002

WIDJAYA, YULIANA (2003) KORELASI ANTARA KANDIDAT PORTOFOLIO DAN TINGKAT KEUNTUNGAN SAHAM : STUDI PADA PT. BURSA EFEK JAKARTA PERIODE JANUARI 2001- DESEMBER 2002. Other thesis, Prodi Manajemen Unika Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
99.30.3886 Yuliana W COVER.pdf

Download (405kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
99.30.3886 Yuliana W BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (286kB)
[img] Text (BAB II avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
99.30.3886 Yuliana W BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (583kB)
[img] Text (BAB III avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
99.30.3886 Yuliana W BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (287kB)
[img] Text (BAB IV)
99.30.3886 Yuliana W BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (825kB)
[img] Text (BAB V)
99.30.3886 Yuliana W BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (103kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
99.30.3886 Yuliana W DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (70kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
99.30.3886 Yuliana W LAMPIRAN.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Pada era globalisasi sekarang ini, terjadi perkembangan yang sangat pesat dalam bidang perekonomian di dunia, termasuk Indonesia. Hal tersebut terlihat dari banyaknya perusahaan-perusahaan dan lembaga-lembaga keuangan yang didirikan sebagai wujud berkembangnya perekonomian di tanah air. Kemajuan perekonomian dunia itu juga menyebabkan banyaknya orang-orang yang turnt berkecimpung dalam dunia pasar modal, yang tentu saja mempunyai tujuan untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besamya. Namun untuk berkecimpung dalam dunia pasar modal, para investor harus melakukan analisis terlebih dahulu untuk dapat menerapkan strategi apa yang baik sebelum melakukan keputusan investasi mengenai saham apa yang dipilih, berapa banyak dan kapan investasi yang akan dilakukan agar tingkat keuntungan yang diperoleh dalam investasi tersebut akSitnal atau paling tidak meminimalkan tingkat risiko saham. Ha (ni ted~ai dengan silGip p,ara investor yang sebagian besar adalah risk averte • yakni para investor mengingjnkan hasil perolehan atau return yang tinggi de gan risiko seminimaLmungkin. Para investoli seriogkali menanamkan dananya Rfda lebih dari satu sekuritas den!fcU1: preporsi tertentu atau yang diseb t investas' ~rtofolio, dengan maksud untuk meminimwnkan risiko y akan ditanggungnya-: al ini didasari bahwa apabila . nvestor menempa .J selwuh dananxa paqa satu perusahaan tertentu saja, maka risiko yang Jlkan ditanggung jika ~wsahaan tersebut mengalami ke · alan akan lebin besar aripada apabila Ii vestor tersebut membagi dan )I1a untuk tlitaliiamlan aCla 6eberapa aset. Untuk membentuk sebuati portofolio ~ang ensien, . perlukan analisis untuk mernilih s&m mana saja yan~-roasuk dalam port olio tersebut, yang dikatakan sebagai andidat portofolio. -Salah sat cara dal elakukan analisis adalah dengan model i deks tunggal yang oltlasarkan P M pengamatan bahwa harga dari suatu sekuritaS berfluktuasi searah dengan indeks harga pasar. Dalam penelitian ini digunakan . ndeRS ~r yang disus . sendiri, karena dari beberapa penelitian sebelwnnya menunju kett(!ak konsistenan hasil dalam pengukuran hubungan antara beta saham dengan return, namun menunjukkan adanya hubungan antara beta dengan return saham apabila digunakan indeks pasar yang disusun sendiri, meskipun hubungannya sangat kecil. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui saham mana saja yang menjadi kandidat portofolio dan apakah terdapat hubungan antara excess return to beta dengan rata-rata return saham kandidat porto folio dengan indeks pasar yang disusun sendiri, dengan periode pengamatan Januari 2001 sampai dengan Desember 2002. Sampel penelitian diambil dari daftar 20 Most Active Stocks by Trading Frequency, yaitu saham listed yang masuk daftar tersebut sebanyak minimal 2 kali selama periode pengamatan. diperoleh 48 saham. Setelah memperoleh 48 saham sebagai sampel, dilakukan perhitungan indeks pasar yaitu dengan cara mengkalikan harga penutupan bulanan tiap saham dengan jumlah saham yang dikeluarkan oleh masing-masing saham, kemudian membaginya dengan nilai dasar (barga penutupan x jwnlah saham yang dikeluarkan pada bulan dasar, yang ditetapkan bulan Januari 2001). Diperoleh expected return market /E(Rm) sebesar 0,575%, varian pasar sebesar 0,8896515%. Kemudian dilakukan perhitungan return individual (Ri), expected return saham individual / E(Ri) beta individual dan risiko unik pada masing-masing saham sampel tersebut. Setelah itu dieari excess return to beta (ERB) masingmasing saham dengan cara mengurangkan E(Ri) dengan return aset bebas risiko (dalam hal ini tingkat suku bunga SBI, yaitu sebesar 0,0132361), kemudian membaginya dengan beta individual masing-masing saham. Syarat saham yang akan masuk dalam kandidat portofolio adalah saham yang memiliki E(Ri), ERB dan beta bemilai positif, dari 48 saham sampel diperoleh 12 saham yang memenuhi persyaratan. Setelah diurutkan dari nilai ERB terbesar sampai yang terkeeil yaitu saham LPBN(0,060557), UL TJ(0,036914), BBCA(0,03292), BNTR(0,032555), AALI(0,022553), PNBN(0,021403), JAKA(0,018827), JIHD(0,016457), MEDC(0,012342), ASlI(0,011729), TLKM(0,011 52), SMGR(0,010511) Setelah melalui selelCsi eoua yaitu cut---o rate (Ci), diperoleh 6 saham yang memiliki ERB ebi besar daD nilai Ci-nya, ~n~n kata lain terdapat· 6 saham yang dijadikIDt kandidat portofolio. Saham-saha , tersebut kemudian dihitun~ berapa proporsi ~ -eseluruhan dana yang a n di~amkan, yaitu proporsl terbesar ;& saham BNTR sebeSar 53,510276%, kemudian pada urutan kedua saham BBCA yaitu selle · r 19,357313%, s anjutnya saham ULTJ(11,81369 %), satiam LPBN(6,9853131%), saham ULI(6,628114%), sedangkan propg i dana paling sed 16t"'" diinvestasikiln pada saham PNBN yaitu sebesar 1,1 52271%. Tujuan Wedua d!ri penelitian ini adalah untuk meng~tahui bagaimana hubungan an ERB kaildidat portofolio dengan return rata- , saham di masa mendatang. Untul itu dilaMan an,lisj -ot:elasi antara ERB n expected return keenam saham menjadi kandidat-~rtofolio. Den~ anal isis korelasi product moment Pear,. 'n 's di~roleh kOeii-sien korelasi/vang kuat yaitu sebesar 0,916. • .. r Dari hasil tersetiu diperolehesimpulan bahwa selama peri ode pengamatan dari 48 saham diperoleli sabaill sebagai kandidat porto folio seperti tersebut diatas. Kesimpulan yang ke-dua adalah terdapat korelasi atau hubungan yang kuat dan searah antara ERB kandidat portofolio dengan return rata-rata di masa mendatang, yaitu dengan koefisien korelasi sebesar 0,916 yang hampir mendekati 1. Hal ini menunjukkan bahwa pada Bursa Efek Jakarta, model indeks tunggal dapat digunakan untuk menentukan beta yaitu dengan membentuk indeks pasar sendiri (securities selection)

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 650 Management
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Management
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 04 May 2016 03:51
Last Modified: 04 May 2016 03:51
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/8860

Actions (login required)

View Item View Item