PENGARUH PENGETAHUAN GIZI, ASUPAN ENERGI, DAN PROTEIN TERHADAP STATUS GIZI DAN KEMAMPUAN BERHITUNG SISWA KELAS 4,5, DAN 6 SD. LAMPER TENGAH 01 DI SEMARANG

KRISTANTO, LENNY NATHANIA (2011) PENGARUH PENGETAHUAN GIZI, ASUPAN ENERGI, DAN PROTEIN TERHADAP STATUS GIZI DAN KEMAMPUAN BERHITUNG SISWA KELAS 4,5, DAN 6 SD. LAMPER TENGAH 01 DI SEMARANG. Other thesis, Prodi Teknologi Pertanian Unika Soegijapranata.

[img] Text (COVER)
07.70.0002 Lenny Nathania Kristanto COVER.pdf

Download (122kB)
[img] Text (BAB I)
07.70.0002 Lenny Nathania Kristanto BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (108kB)
[img] Text (BAB II avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
07.70.0002 Lenny Nathania Kristanto BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (275kB)
[img] Text (BAB III avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
07.70.0002 Lenny Nathania Kristanto BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (266kB)
[img] Text (BAB IV avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
07.70.0002 Lenny Nathania Kristanto BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (116kB)
[img] Text (BAB V)
07.70.0002 Lenny Nathania Kristanto BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (99kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
07.70.0002 Lenny Nathania Kristanto DAPUS.pdf

Download (99kB)

Abstract

Pengetahuan gizi menjadi acuan anak untuk dapat memilih makanan secara tepat. Anakanak usia kanak-kanak pertengahan (9-12 tahun) sering mengalami malnutrisi seperti kekurangan ataupun kelebihan gizi. Gizi yang paling banyak berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak adalah makronutrien. Makronutrien merupakan penghasil energi utama bagi tubuh. Protein khususnya berperan dalam perkembangan otak anak. Kemampuan berhitung menjadi salah satu aspek yang berkaitan dengan perkembangan kognitif anak. Sebanyak 117 responden yang terdiri dari siswa kelas 4, 5, dan 6 melakukan pengisian kuesioner tentang pengetahuan gizi. Status gizi dari siswa dilihat dari indeks antropometri dengan pengukuran tinggi badan dan penimbangan berat badan serta kecukupan asupan gizi melalui recall diet 24 jam dengan 3 kali ulangan. Tes kemampuan berhitung berisi 10 soal matematika dasar dan dikerjakan selama 10 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan gizi, asupan energi, protein terhadap status gizi dan kemampuan berhitung anak. Analisa data dilakukan menggunakan uji beda Kruskal Wallis dan Mann Whitneyberdasarkan kelas dan jenis kelamin anak serta uji korelasi Spearman. Kelas 5 memiliki rata-rata tertinggi (8,16) dalam pengetahuan gizi tetapi memiliki asupan energi (1164,73 kkal) dan protein (51,31 gram) paling rendah. Asupan protein dan energi berkorelasi negatif terhadap status gizi. Pengetahuan gizi memiliki korelasi negatif terhadap status gizi siswa. Status gizi memliki korelasi negatif terhadap kemampuan berhitung. Asupan protein berkorelasi lemah terhadap kemampuan berhitung.Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan gizi yang baik namun tidak ditunjang oleh asupan makanan yang baik akan menyebabkan status gizi dan kemampuan berhitung yang tergolong rendah pada siswa SD Lamper Tengah 01 Semarang.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > 664 Food technology > Food storage
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 22 Mar 2016 03:27
Last Modified: 22 Mar 2016 03:27
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/8064

Actions (login required)

View Item View Item