EVALUASI KANDUNGAN LOGAM BERAT (Cu, Cd, Fe, Pb) PADA BULIR JAGUNG (Zea mays L.) YANG BERASAL DARI DUA LOKASI YANG BERBEDA (SAYUNG, DEMAK DAN METESEH, SEMARANG)

ANANTHA, FREDDY (2010) EVALUASI KANDUNGAN LOGAM BERAT (Cu, Cd, Fe, Pb) PADA BULIR JAGUNG (Zea mays L.) YANG BERASAL DARI DUA LOKASI YANG BERBEDA (SAYUNG, DEMAK DAN METESEH, SEMARANG). Other thesis, Fakultas Teknologi Pertanian, Unika Soegijapranata.

[img] Text (COVER)
99.70.0207 Freddy Anantha COVER.pdf

Download (56kB)
[img] Text (BAB I)
99.70.0207 Freddy Anantha BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (210kB)
[img] Text (BAB II available document only in library of Soegijapranata Catholic University)
99.70.0207 Freddy Anantha BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (432kB)
[img] Text (BAB III available document only in library of Soegijapranata Catholic University)
99.70.0207 Freddy Anantha BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (109kB)
[img] Text (BAB IV available document only in library of Soegijapranata Catholic University)
99.70.0207 Freddy Anantha BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (46kB)
[img] Text (BAB V)
99.70.0207 Freddy Anantha BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (38kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
99.70.0207 Freddy Anantha DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (35kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
99.70.0207 Freddy Anantha LAMPIRAN.pdf

Download (92kB)

Abstract

Pembangunan industri menyebabkan lahan untuk pertanian semakin sempit dan mempunyai dampak ikutan dalam pencemaran lingkungan. Hal ini disebabkan oleh limbah dan polusi udara dari industri yang dibuang di lingkungan sekitar. Senyawa pencemar yang terkandung dalam limbah dapat masuk ke tubuh manusia melalui bahan atau produk pangan yang terpapar olehnya, antara lain melalui air yang digunakan untuk mengairi lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kandungan logam berat (Cu, Cd, Fe, Pb) pada jagung yang ditanam di dua tempat yang berbeda yaitu daerah dengan lokasi yang dekat dengan kawasan industri (Sayung) dan daerah yang jauh dari kawasan industri dan polusi (Meteseh) serta untuk mengevaluasi resiko keamanan konsumsinya. Lokasi pengambilan dibagi menjadi dua berdasarkan letak : sebelah Utara dan Selatan dari aliran sungai. Titik pengambilan sampel dibagi berdasarkan jarak terakhir dari pemukiman warga yang ada. Yaitu 0Km, 0,5Km, dan 1Km. Pengambilan sampel dilakukan pada 6 plot ladang jagung yang berbeda dan setiap plot diambil sampel 4 titik dan masing-masing titik diambil 2 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel jagung yang berasal dari daerah Sayung mempunyai kandungan logam berat lebih tinggi dibandingkan dengan sampel yang berasal dari Meteseh. Kandungan logam Fe masih dibawah Maximum Residu Limit (MRL) yaitu sebesar 2,63±1,26 μg/g, begitu juga dengan kandungan logam Cu yaitu sebesar 0,37±0,20 μg/g. Kandungan logam Pb tertinggi terdapat pada sampel yang diambil dari posisi Utara dengan jarak 0Km yaitu sebesar 12,69±12,38 μg/g. Kandungan logam Cd tertinggi terdapat pada sampel yang diambil dari posisi Selatan dengan jarak 0 Km yaitu sebesar 0,36±0,17 μg/g. Maximum Consumption Level (MCL) tertinggi secara berturut-turut untuk laki-laki dan perempuan yaitu Cd (989 ; 837 g/minggu) Pb (514 ; 435 g/minggu).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > Food Technology > Food Additives
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mr Lucius Oentoeng
Date Deposited: 16 Mar 2016 10:10
Last Modified: 16 Mar 2016 10:10
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/7984

Actions (login required)

View Item View Item