AKTIVITAS ANTIMIKROBIA MIKROALGA HIJAU (Chiarella vulgaris Bey) YANG DITUMBUHKAN PADA AIR REBUSAN KEDELAI

PUTRI, OKTAVIANI (2003) AKTIVITAS ANTIMIKROBIA MIKROALGA HIJAU (Chiarella vulgaris Bey) YANG DITUMBUHKAN PADA AIR REBUSAN KEDELAI. Other thesis, Fakultas Teknologi Pertanian, Unika Soegijapranata.

[img] Text (COVER)
99.70.0197 oktiviani putri COVER.pdf

Download (259kB)
[img] Text (BAB I)
99.70.0197 oktiviani putri BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (402kB)
[img] Text (BAB II available document only in library of Soegijapranata Catholic University)
99.70.0197 oktiviani putri BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (223kB)
[img] Text (BAB III available document only in library of Soegijapranata Catholic University)
99.70.0197 oktiviani putri BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (361kB)
[img] Text (BAB IV available document only in library of Soegijapranata Catholic University)
99.70.0197 oktiviani putri BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (357kB)
[img] Text (BAB V)
99.70.0197 oktiviani putri BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (57kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
99.70.0197 oktiviani putri DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (148kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
99.70.0197 oktiviani putri LAMPIRAN.pdf

Download (240kB)

Abstract

Air rebusan kedelai merupakan hasil samping dari industri pangan berbasis kedelai yang dapat digunakan sebagai media pertumbuhan elliorella vulgaris Bey. Selain karena media air rebusan kedelai (Media ARK) mengandung nutrien, Clllorella vulgaris Bey memiliki sifat hidup yang kosmopolit. Clllorella vulgaris Bey memiliki zat antimikrobia bemama Chlorellin. Clllorellin dikeluarkan oleh Clllorella vulgaris Bey pada saat nutrien mulai habis dan kondisi lingkungan yang tidak mendukung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan aktivitas antimikrobia dari Cllorella vulgaris Bey yang ditumbuhkan pada limbah cair tempe khususnya air rebusan kedelai. Air rebusan kedelai yang digunakan terbagi menjadi 5 konsentrasl yaitu, 100%, 75%, 50%, 25%, 0%, dan media Walne sebagai kontrol. Pengujian kemampuan senyawa Glllorellin terhadap bakteri Gram positif dan Gram negatif dilakukan mulai dari fase lag hingga fase stasioner. Pengujian zat antimikrobia dilakukan dengan metoda difusi agar. Kemampuan €{liorellin untuk mengfiambat dan membunuh bakteri dinyatakan oleh luas diameter zona jemih yang terbentuk disekitar kertas caktam. Media ARK terbaik sebagai media tumbuh e hlorella vu/~aris Bey adalah media ARK 75% dengan Jaju pertumbuhan spesifik (~~ 0,222 seVhari dan waktu penggandaan sel (dt) 3,13 hari. Aktivitas antimikrobia leninggi terhadap bakteri Gram negatif (Escheria coli) adalah CIl/orella vulgaris Bey yang ditumbuhkan pada media ARK 50% (2,02 em~. Sedangkan akti itas antimikrobia tertinggi terhadap baRteri Gram JX>sitif (Bacillus substilis) adalah Ch/orella vulgaris Bey yang ditumbuhkan pada media ARK 100% (2.05 em). Respon positif paling eepat terhadap zat antimikrobia diperoleh dari media ARK 25% - ARK 100% dan media WaIne mengalami respon paling lambat. Selain terbentuk zona jemih di sekeliling kertas cakram" ferdapat zona pertumbuhan di sekeliling zona jemih.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > Food Technology > Antimicrobial
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mr Lucius Oentoeng
Date Deposited: 16 Mar 2016 10:08
Last Modified: 16 Mar 2016 10:08
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/7976

Actions (login required)

View Item View Item