EV ALUASI TINGKAT KEAMANAN JAJANAN TRADISIONAL YANG MENGANDUNG ZAT PEWARNA MERAB DARI BEBERAPA PASAR TRADISIONAL DI KOTA SEMARANG

DEWI, TH. DIANA HARSI (2004) EV ALUASI TINGKAT KEAMANAN JAJANAN TRADISIONAL YANG MENGANDUNG ZAT PEWARNA MERAB DARI BEBERAPA PASAR TRADISIONAL DI KOTA SEMARANG. Other thesis, Fakultas Teknologi Pertanian Unika Soegijapranata.

[img] Text (COVER)
99.70.0181 th. diana hd COVER.pdf

Download (401kB)
[img] Text (BAB I)
99.70.0181 th. diana hd BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (459kB)
[img] Text (BAB II available document only in library of Soegijapranata Catholic University)
99.70.0181 th. diana hd BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text (BAB III available document only in library of Soegijapranata Catholic University)
99.70.0181 th. diana hd BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV available document only in library of Soegijapranata Catholic University)
99.70.0181 th. diana hd BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (553kB)
[img] Text (BAB V)
99.70.0181 th. diana hd BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (94kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
99.70.0181 th. diana hd DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (164kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
99.70.0181 th. diana hd LAMPIRAN.pdf

Download (4MB)

Abstract

Makanan jajanan tradisional telah dikenal sejak beberapa generasi yang lalu dan sangat dekat dengan kehidupan masyarakat karena cara pembuatannya yang turon temurun. Makanan jajanan tradisional disajikan dalam berbagai macam warna, sehingga sangat menarik untuk dikonsumsi. Makanan jajanan tradisional dengan warna merah jarang sekali yang menggunakan pewarna alami, tetapi banyak menggunakan pewarna sintetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan pewarna merah pada makanan jajanan tradisional di kota Semarang. Penelitian terutama diarahkan pada analisa bahan pewarna secara kualitatif dan kuantitatit:. Pewarna fer.identifikasi sebagai Ponceau 4R (kue lapis dari pemasok Mrican, kue ku dari pemasok M"ugas, kue ku buah dari pemasok Cinde dan Anjasmoro), Fast Red E (kue lapis dari pemasok Anjasmoro), Amaranth (kue ku dari pemasok lohar Dalam, kue bolu kukus dari pemasok Depok), Carmoisine (kue wajik dari pemasok Depok dan Lampersari, kue ldepon dari pemasok Lampersari dan Anjasmoro, kue mendut dari pemasok Ronggolawe dan Wonodri), dan Sunset Yellow (kue bolu kukus dari pemasok Mugas). HasH analisa kuantitatif menunjukkan bahwa kadar zat warna tertinggi terdapat Rada kue lapis dari pemasok Mrican ~0,157 mglkg), dan kadar zat warna terendah terdapat pada kue mendut dari pemaso Wonodri (0,035 mglkg). lumlah makanaQ jajanan tradisional yang direkomendasikan per hari aihitung berdasarkan nilai ADI (Acceptable Daily Intake). Dari hasil perhitungan, jumlah makanan jajanan tradi ional yang direkomendasikan paling besar adalal} kue ku ouah (68.750.000 gramJorangJhari) dan jumlah makanan jajanan tradisional yang direkomendasikan paling kecH adalah kue ku (2.937.500 gramJorang/hari).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > Food Technology > Food Additives
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mr Lucius Oentoeng
Date Deposited: 16 Mar 2016 10:04
Last Modified: 16 Mar 2016 10:04
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/7965

Actions (login required)

View Item View Item