HUBUNGAN ANTARA VARIABEL WARNA DAN VARIABEL FISIKOKIMIA UTAMA BUAH PISANG AMBON (Musa sapientum L.) SELAMA PENYIMPANAN

ARUM F., DHESY (2010) HUBUNGAN ANTARA VARIABEL WARNA DAN VARIABEL FISIKOKIMIA UTAMA BUAH PISANG AMBON (Musa sapientum L.) SELAMA PENYIMPANAN. Other thesis, Prodi Teknologi Pangan Unika Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
05.70.0135 Dhesy Arum F - COVER.pdf

Download (187kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
05.70.0135 Dhesy Arum F - BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (178kB)
[img] Text (BAB II avalible document only in Soegijapranata Catholic University))
05.70.0135 Dhesy Arum F - BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (488kB)
[img] Text (BAB III avalible document only in Soegijapranata Catholic University))
05.70.0135 Dhesy Arum F - BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (628kB)
[img] Text (BAB IV avalible document only in Soegijapranata Catholic University))
05.70.0135 Dhesy Arum F - BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (240kB)
[img] Text (BAB V)
05.70.0135 Dhesy Arum F - BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (154kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
05.70.0135 Dhesy Arum F - DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (151kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
05.70.0135 Dhesy Arum F - - LAMPIRAN.pdf

Download (239kB) | Preview

Abstract

Warna dipertimbangkan sebagai salah satu parameter yang penting, menentukan kualitas suatu buah. Penampakan buah yang baik akan mempengaruhi penerimaan konsumen. Pisang ambon (Musa sapientum L.) merupakan salah satu buah klimakterik yang disukai masyarakat dan kaya akan kandungan gizi dan mineral. Temperatur dan CaCl2 sering digunakan untuk menghambat kematangan buah pisang ambon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan fisikokimia yang terjadi pada buah pisang ambon selama penyimpanan, mengetahui hubungan warna dengan variabel fisikokimia yang utama pada buah tersebut, serta untuk mengetahui perlakuan yang tepat yang dapat digunakan untuk mempertahankan mutu pisang ambon. Pisang ambon diberi perlakuan pada beberapa tingkat yaitu perlakuan kontrol, perendaman air hangat selama 30 menit, perendaman air hangat dan 4% CaCl2 selama 30 menit, serta perendaman 4% CaCl2 selama 30 menit. Masing-masing perlakuan pisang ambon disimpan pada suhu ruang selama 6 hari. Analisa yang dilakukan meliputi fisik dan kimia. Pengujian fisik meliputi warna (L*, a*, b*, ΔE), tekstur, dan berat sedangkan pengujian kimia meliputi kadar air, total gula, pH, vitamin C, dan kalsium. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa perendaman air hangat dan CaCl2 merupakan perlakuan yang baik karena dapat menghambat laju perubahan fisikokimia utama sehingga mencegah kerusakan. Parameter warna L*, a*, b*, dan ΔE berhubungan dengan semua variabel fisik kimia (berat, tekstur) dan kimia (kadar air, total gula, pH, kalsium kecuali variabel vitamin C). Firmness daging memiliki sumbangan tertinggi terhadap parameter warna L*, a*, b*, ΔE berturut-turut sebesar 73,453%, 90,022%, 72,853%, 88,387%.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > 664 Food technology > Food storage
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 27 Jan 2016 02:14
Last Modified: 27 Jan 2016 02:14
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/7508

Actions (login required)

View Item View Item