PERANCANGAN GAME SEBAGAI UPAYA MEMPERKENALKAN MAKNA BATIK KEPADA REMAJA USIA 15-18 TAHUN

Kurniawan, Herliani Kusuma Dewi (2015) PERANCANGAN GAME SEBAGAI UPAYA MEMPERKENALKAN MAKNA BATIK KEPADA REMAJA USIA 15-18 TAHUN. Other thesis, Prodi Desain Komunikasi Visual UNIKA Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
11.13.0023 HERLIANI KUSUMA DEWI KURNIAWAN cover.pdf

Download (265kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
11.13.0023 HERLIANI KUSUMA DEWI KURNIAWAN bab 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (385kB)
[img] Text (BAB II)
11.13.0023 HERLIANI KUSUMA DEWI KURNIAWAN bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB III)
11.13.0023 HERLIANI KUSUMA DEWI KURNIAWAN bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (655kB)
[img] Text (BAB IV)
11.13.0023 HERLIANI KUSUMA DEWI KURNIAWAN bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[img] Text (BAB V)
11.13.0023 HERLIANI KUSUMA DEWI KURNIAWAN bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (110kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
11.13.0023 HERLIANI KUSUMA DEWI KURNIAWAN daftar pustaka.pdf

Download (148kB) | Preview

Abstract

Sekarang para remaja sudah sangat mencintai batik. Kecintaan para remaja terhadap batik tempak dalam banyak hal salah satunya dari banyaknya remaja yang mengenakan batik sebagai pilihan busana mereka. Batik sebagai budaya Indonesia memiliki banyak aspek penting. Salah satu yang tidak dapat terpisahkan dari batik sebagai budaya Indonesia adalah makna motif. Makna motif batik sekarang ini sudah mulai tidak dipedulikan terutama oleh para remaja. Remaja sekarang ini jelas tidak memperhatikan hal tersebut. Mereka membeli dan mengenakan busana batik hanya karena mereka menyukainya. Para remaja tidak mempertimbangkan dan tidak memahami makna dari tiap motif. Pada dasarnya para remaja tidak tertarik untuk tahu dan untuk mencari tahu mengenai makna dari tiap motif batik. Hal ini sangat mengkhawatirkan mengingat para remaja adalah generasi penerus bangsa Indonesia. Para remajalah yang nantinya dimasa depan akan melestarikan budaya Indonesia termasuk batik. Apa jadinya bila remaja tidak memahami, tidak tahu, dan tidak tertarik untuk mencari tahu tentang makna motif batik? Batik sebagai budaya Indonesia dimasa depan akan menjadi selembar kain motif tanpa makna. Budaya Indonesia tidak akan lestari seutuhnya. Para remaja sebagai generasi penerus bangsa seharusnya tahu dan memahami makna dari motif batik. Namun dengan tingkat ketertarikan yang rendah terhadap makna motif batik akan sulit memberikan informasi dan pemahaman kepada para remaja. Memberikan informasi dan pemahaman dengan cara yang disukai oleh para remaja menjadi solusi. Informasi dan pemahaman tentang makna motif batik yang dengan halus disampaikan dalam sebuah game akan mudah diterima oleh para remaja.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology > 155 Developmental psychology > Adolescence
300 Social Sciences > Culture
Divisions: Faculty of Architecture and Design > Department of Visual Communication Design
Depositing User: Mrs. Rini Yastuti
Date Deposited: 07 Dec 2015 05:02
Last Modified: 07 Dec 2015 05:02
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/6569

Actions (login required)

View Item View Item