PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL BAHAYA NEARWORK SEBAGAI PENCEGAHAN DINI MIOPIA PADA ANAK USIA 7 – 12 TAHUN

BUDIONO, OLIVIA STEFANNY (2015) PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL BAHAYA NEARWORK SEBAGAI PENCEGAHAN DINI MIOPIA PADA ANAK USIA 7 – 12 TAHUN. Other thesis, Prodi Desain Komunikasi Visual UNIKA Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
11.13.0013 OLIVIA STEFANNY BUDIONO cover.pdf

Download (557kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
11.13.0013 OLIVIA STEFANNY BUDIONO bab i.pdf
Restricted to Registered users only

Download (409kB)
[img] Text (BAB II)
11.13.0013 OLIVIA STEFANNY BUDIONO bab ii.pdf
Restricted to Registered users only

Download (806kB)
[img] Text (BAB III)
11.13.0013 OLIVIA STEFANNY BUDIONO bab iii.pdf
Restricted to Registered users only

Download (735kB)
[img] Text (BAB IV)
11.13.0013 OLIVIA STEFANNY BUDIONO bab iv.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text (BAB V)
11.13.0013 OLIVIA STEFANNY BUDIONO bab v.pdf
Restricted to Registered users only

Download (900kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
11.13.0013 OLIVIA STEFANNY BUDIONO daftar pustaka.pdf

Download (237kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
11.13.0013 OLIVIA STEFANNY BUDIONO lampiran.pdf

Download (974kB) | Preview

Abstract

Masalah penglihatan ringan seperti miopia, kini semakin meningkat angka prevalensinya akibat tingginya aktivitas near work. Bukan hanya di kalangan dewasa, kini anak-anak pun juga mulai menderita miopia dan harus menggunakan kacamata di usia yang sangat muda. Di sisi lain, pada usia sekolah, karena tekanan bola mata pada anak yang belum stabil menyebabkan angka dioptri nya mudah meningkat. Ditambah lagi dengan kemajuan zaman yang membuat mereka sangat bergantung dengan perangkat elektronik seperti laptop, tablet, maupun smart phone menambah tinggi intensitas near work mereka. Selain karena kebiasaan near work yang tinggi, unsur genetika juga mempengaruhi. Jika tidak diatasi secara serius, WHO memprediksi pada tahun 2020 setengah dari penduduk dunia akan menderita miopia. Berdasarkan metode penelitian yang penulis lakukan melalui wawancara dengan ahli refraksionis dan psikolog, selain resiko anak terkena miopia kini semakin besar, kesadaran anak maupun orang tua terhadap kesehatan mata sangat rendah. Mereka tidak pernah memeriksakan mata secara rutin, tidak memperhatikan bagaimana aturan yang baik saat beraktivitas mata dekat. Sehingga sebagian besar anakanak yang mengidap miopia terlambat diberi kacamata, dan hal itu berdampak pada penurunan prestasi. Dalam jangka waktu yang lebih panjang, mereka nantinya akan menghasilkan pula generasi-generasi yang memiliki gen miopia juga, sehingga lebih rentan menderita miopia. Gerakan dari pemerintah terhadap pencegahan dini miopia sangatlah minim. Mereka lebih berkonsentrasi pada kelainan penglihatan yang lebih serius. Maka dari itu, melalui kampanye ini akan diperkenalkan pada anak-anak dan orangtuanya bagaimana menjaga kesehatan mata yang baik dan lebih menyanyangi mata mereka. Kampanye ini dilakukan dengan cara roadshow ke sekolah-sekolah, melalui media online yang dekat dengan mereka (Facebook dan BBM), buku, e-book, aplikasi gadget, iklan majalah maupun koran, serta event umum sebagai pengetahuan kepada masyarakat. Apabila kampanye ini direalisasikan di masa depan, melalui kampanye sosial ini diharapkan masyarakat semakin peduli dengan kesehatan mata mereka sehingga angka miopia dapat ditekan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 610 Medicine and health > 616 Diseases
700 Arts and Recreation > 720 Architecture > Visual Communication
Divisions: Faculty of Architecture and Design > Department of Visual Communication Design
Depositing User: Mrs. Rini Yastuti
Date Deposited: 03 Dec 2015 01:39
Last Modified: 03 Dec 2015 01:39
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/6458

Actions (login required)

View Item View Item