PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN YANG MENGALAMI KERUGIAN AKIBAT MENGKONSUMSI MAKANAN DAN MINUMAN KEMASAN di KOTA SEMARANG

FAIZAH, NOR (2015) PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN YANG MENGALAMI KERUGIAN AKIBAT MENGKONSUMSI MAKANAN DAN MINUMAN KEMASAN di KOTA SEMARANG. Masters thesis, Program Magister Ilmu Hukum Unika Soegijapranata.

[img]
Preview
Text
11.93.0002 Nor Faizah - COVER.pdf

Download (316kB) | Preview
[img] Text
11.93.0002 Nor Faizah - BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (389kB)
[img] Text (BAB II avalible document only in Soegijapranata Catholic University))
11.93.0002 Nor Faizah - BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (380kB)
[img] Text (BAB III avalible document only in Soegijapranata Catholic University))
11.93.0002 Nor Faizah - BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (417kB)
[img] Text (BAB IV)
11.93.0002 Nor Faizah - BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (279kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
11.93.0002 Nor Faizah - DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (167kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
11.93.0002 Nor Faizah - LAMPIRAN.pdf

Download (148kB) | Preview

Abstract

Perlindungan hukum konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen. Pengertian tersebut menggambarkan bahwa hubungan antara konsumen dan pelaku usaha pada dasarnya adalah hubungan hukum yang mnimbulkan hak dan kewajiban secara timbal balik antara kedua belah pihak. Perlindungan hukum terhadap konsumen dapat dilakukan pada saat sebelum transaksi (no conflict/pre purchase) dan/atau pada saat setelah terjadinya transaksi (conflict/post purchase). Perlindungan hukum terhadap konsumen yang dapat dilakukan pada saat sebelum terjadi transaksi (no conflict/pre purchase) dapat dilakukan dengan cara antara lain: 1. Legislation 2. Voluntary self regulation, Perlindungan hukum terhadap konsumen pada saat setelah terjadi transaksi (conflict/post purchase) dapat dilakukan melalui jalur Pengadilan Negeri (PN) atau di luar Pengadilan oleh Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) berdasarkan pilihan para pihak yang bersengketa. Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis empiris (sociological jurisprudence). Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Aspek yuridis yang diteliti adalah ketentuan hukum tentang perlindungan kosumen. Aspek sosiologis yang diteliti adalah pelaksanaan perlindungan hukum terhadap konsumen yang mengalami kerugian akibat mengkonsumsi makanan dan minuman kemasan di Kota Semarang. Hasil penelitian diperoleh bahwa konsumen yang mengalami kerugian akibat mengkonsumsi makanan dan minuman kemasan belum memperoeh haknya untuk mendapatkan ganti rugi secara optimal. Secara yuridis konsumen berhak mendapatkan ganti rugi dan perlindungan hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Pelindungan Konsumen dan KUHPerdata pada Pasal 1238, 1365, 1370 dan 1371. Upaya hukum yang dilakukan konsumen dapat melalui jalur litigasi dan non litigasi. Konsumen melakukan upaya hukum melalui jalur non litigasi diselesaikan dengan cara mediasi.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: 300 Social Sciences > 340 Law > 346 Private Law > Law Protection
> 660 Chemical engineering > Food Technology > Food Packaging
Divisions: Graduate Program in Master of Law
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 29 Oct 2015 09:00
Last Modified: 29 Oct 2015 09:00
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/5497

Actions (login required)

View Item View Item