AROGANA, ROJAS and AJI, VITO ARKANANTA SAMPURNA (2026) STRATEGI PENGENDALIAN BANJIR MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (STUDI KASUS: KECAMATAN GAYAMSARI DAN KECAMATAN SEMARANG TIMUR). S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
22.B1.0072 - ROJAS AROGANA-22.B1.0083 - VITO ARKANANTA SAMPURNA AJI-COVER_a.pdf Download (706kB) | Preview |
|
|
Text
22.B1.0072 - ROJAS AROGANA-22.B1.0083 - VITO ARKANANTA SAMPURNA AJI-ISI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
||
|
Text
22.B1.0072 - ROJAS AROGANA-22.B1.0083 - VITO ARKANANTA SAMPURNA AJI-DAPUS _a.pdf Download (725kB) | Preview |
|
|
Text
22.B1.0072 - ROJAS AROGANA-22.B1.0083 - VITO ARKANANTA SAMPURNA AJI-LAMP _a.pdf Restricted to Registered users only Download (25MB) |
Abstract
Banjir merupakan bencana yang sering terjadi di Kota Semarang, terutama pada Kecamatan Gayamsari dan Kecamatan Semarang Timur. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti curah hujan tinggi, perubahan tata guna lahan, topografi, serta keberadaan permukiman di bantaran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas faktor penyebab banjir dan strategi pengendalian banjir pada lima kelurahan yang termasuk dalam satu ekoregion, yaitu Kemijen, Tambakrejo pada Kecamatan Semarang Timur, serta Mlatiharjo, Kaligawe, dan Sawah Besar pada Kecamatan Gayamsari menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Data diperoleh melalui observasi, studi literatur, dan penyebaran kuesioner kepada 17 responden, kemudian dianalisis menggunakan metode AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curah hujan tinggi merupakan faktor yang memiliki bobot prioritas tertinggi (35,80%), diikuti oleh perubahan tata guna lahan (28,90%), topografi (22,36%), dan pemukiman di bantaran sungai (12,95%). Adapun prioritas strategi pengendalian banjir secara keseluruhan berturut-turut adalah peningkatan kapasitas sungai (39,89%), peningkatan infiltrasi tanah (25,52%), edukasi masyarakat (19,20%), dan peningkatan sistem pompa (15,39%). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dan instansi terkait dalam menentukan prioritas strategi pengendalian banjir yang efektif sesuai dengan karakteristik ekoregion di kawasan penelitian.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering > 624 Civil engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 08:08 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 08:08 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40413 |
| Keywords: | banjir, ekoregion, Analytical Hierarchy Process (AHP) |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
