ANALISIS TEGANGAN PADA SLAB BETON MENGGUNAKAN SOFTWARE ETABS UNTUK BETON DENGAN ADMIXTURE TYPE G

ANGELICO, YOHANES RAYNO MAHESA and DHARMAWAN, VALENT KEANO (2026) ANALISIS TEGANGAN PADA SLAB BETON MENGGUNAKAN SOFTWARE ETABS UNTUK BETON DENGAN ADMIXTURE TYPE G. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.

[img]
Preview
Text
22.B1.0014 - YOHANES RAYNO MAHESA ANGELICO-22.B1.0019 - VALENT KEANO DHARMAWAN-COVER _a.pdf

Download (902kB) | Preview
[img] Text
22.B1.0014 - YOHANES RAYNO MAHESA ANGELICO-22.B1.0019 - VALENT KEANO DHARMAWAN-ISI _a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img]
Preview
Text
22.B1.0014 - YOHANES RAYNO MAHESA ANGELICO-22.B1.0019 - VALENT KEANO DHARMAWAN-DAPUS _a.pdf

Download (807kB) | Preview
[img] Text
22.B1.0014 - YOHANES RAYNO MAHESA ANGELICO-22.B1.0019 - VALENT KEANO DHARMAWAN-LAMP _a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan teknologi beton fast track untuk mempercepat pekerjaan konstruksi perkerasan kaku tanpa mengurangi kualitas struktural. Beton konvensional umumnya memerlukan waktu pengerasan yang lama sehingga dapat menyebabkan gangguan lalu lintas dan memperpanjang durasi konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan persentase optimal admixture Tipe G berbasis polycarboxylate ether (PCE) guna memperoleh kuat tekan maksimum pada beton normal serta menganalisis peningkatan kuat tekan beton pada umur 3 dan 28 hari. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental laboratorium dan simulasi numerik. Variasi kadar admixture yang digunakan yaitu 0% (kontrol), 0,8%, 0,9%, 1,0%, 1,3%, dan 1,5% dari berat semen. Pengujian dilakukan pada benda uji kubus beton berukuran 15×15×15 cm untuk kuat tekan dan balok beton berukuran 15×15×60 cm untuk kuat lentur sesuai standar SNI dan ASTM. Analisis regresi nonlinier digunakan untuk mengetahui hubungan kadar admixture terhadap kuat tekan, sedangkan simulasi numerik menggunakan perangkat lunak ETABS v22.0 untuk menganalisis tegangan lentur pelat perkerasan akibat beban truk “T” sebesar 500 kN berdasarkan SNI 1725:2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa admixture Tipe G mampu meningkatkan kuat awal beton secara signifikan. Dosis optimum diperoleh pada kadar 1,126% untuk kuat tekan umur 3 hari dan 1,08% untuk umur 28 hari. Variasi admixture 1,0% menghasilkan kuat tekan tertinggi sebesar 26,22 MPa pada umur 3 hari dengan peningkatan 156,52% dibanding beton normal, serta 43,71 MPa pada umur 28 hari dengan peningkatan 34,09%. Seluruh variasi admixture memenuhi target kuat tekan dan kuat lentur yang diperoleh dari analisis ETABS. Penggunaan PCE terbukti efektif dalam meningkatkan performa beton fast track, terutama pada perkembangan kuat awal beton tanpa mengurangi kualitas keseluruhan.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering > 624 Civil engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 22 Oct 2026 08:08
Last Modified: 22 Oct 2026 08:08
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40410
Keywords: fast track concrete, admixture Type G, kuat tekan beton, kuat lentur beton

Actions (login required)

View Item View Item