RINWANDA, BERLIANA SHAFA and FERNANDA N., ADE REGHAN (2026) ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI PENUMPANG ANTARA KERETA API DAN TRANSPORTASI JALAN PADA KORIDOR CEPU - YOGYAKARTA. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
21.B1.0077 - BERLIANA SHAFA RINWANDA-21.B1.0082 - ADE REGHAN FERNANDA NUGRAHA-COVER_a.pdf Download (867kB) | Preview |
|
|
Text
21.B1.0077 - BERLIANA SHAFA RINWANDA-21.B1.0082 - ADE REGHAN FERNANDA NUGRAHA-ISI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
||
|
Text
21.B1.0077 - BERLIANA SHAFA RINWANDA-21.B1.0082 - ADE REGHAN FERNANDA NUGRAHA-DAPUS _a.pdf Download (877kB) | Preview |
|
|
Text
21.B1.0077 - BERLIANA SHAFA RINWANDA-21.B1.0082 - ADE REGHAN FERNANDA NUGRAHA-LAMP _a.pdf Restricted to Registered users only Download (33MB) |
Abstract
Transportasi merupakan sarana penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, terutama pada koridor antarkota seperti Cepu–Yogyakarta yang memiliki aktivitas perjalanan cukup tinggi untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, maupun kegiatan lainnya. Tersedianya beberapa alternatif moda transportasi, yaitu kereta api, bus, dan elf, mendorong pengguna menentukan pilihan berdasarkan berbagai pertimbangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan moda transportasi serta menentukan moda yang menjadi prioritas pilihan masyarakat pada koridor Cepu–Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analytical Hierarchy Process (AHP). Data diperoleh melalui wawancara kepada 125 sampel dan kriteria yang dianalisis meliputi kenyamanan, keamanan, biaya, waktu, dan fasilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya perjalanan merupakan kriteria yang memiliki tingkat kepentingan tertinggi dalam pemilihan moda transportasi, diikuti oleh kenyamanan, fasilitas, waktu perjalanan, dan keamanan. Pada analisis alternatif berdasarkan masing-masing kriteria, kereta api memperoleh bobot tertinggi pada aspek kenyamanan (0,59), keamanan (0,71), dan fasilitas (0,72), sedangkan bus unggul pada aspek biaya (0,45) dan waktu perjalanan (0,53). Hasil pengujian konsistensi menghasilkan nilai CR sebesar 0,03 (<0,10), sehingga matriks perbandingan dinyatakan konsisten. Berdasarkan hasil sintesis prioritas, kereta api menjadi moda transportasi yang paling dipilih dengan bobot sebesar 0,46, diikuti bus sebesar 0,37 dan elf sebesar 0,17. Dengan demikian, kereta api merupakan moda transportasi yang paling diminati oleh masyarakat pada koridor Cepu–Yogyakarta. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kereta api dan transportasi jalan, memperkuat integrasi antarmoda, serta mendukung penyediaan transportasi umum yang aman, nyaman, dan efisien pada koridor Cepu–Yogyakarta.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering > 624 Civil engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 08:06 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 08:06 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40408 |
| Keywords: | Analytical Hierarchy Process (AHP), pemilihan moda transportasi, transportasi antarkota |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
