SIREGAR, VALENTINO ROSSI and BELTSAZAR, WAILAN HOPKINS (2026) ANALISIS RISIKO KESELAMATAN KERJA DALAM PENERAPAN CONTRACTOR SAFETY MANAGEMENT SYSTEM (CSMS) MENGGUNAKAN PALISADE @RISK PADA PROYEK KONSTRUKSI (Proyek Gedung X di Kota Semarang). S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
20.B1.0046 - VALENTINO ROSSI SIREGAR-20.B1.0069 - WAILAN HOPKINS BELTSAZAR-COVER_a.pdf Download (776kB) | Preview |
|
|
Text
20.B1.0046 - VALENTINO ROSSI SIREGAR-20.B1.0069 - WAILAN HOPKINS BELTSAZAR-ISI _a.pdf Restricted to Registered users only Download (9MB) |
||
|
Text
20.B1.0046 - VALENTINO ROSSI SIREGAR-20.B1.0069 - WAILAN HOPKINS BELTSAZAR-DAPUS _a.pdf Download (771kB) | Preview |
|
|
Text
20.B1.0046 - VALENTINO ROSSI SIREGAR-20.B1.0069 - WAILAN HOPKINS BELTSAZAR-LAMP _a.pdf Restricted to Registered users only Download (14MB) |
Abstract
Proyek konstruksi memiliki potensi kecelakaan kerja tinggi karena melibatkan pekerjaan di ketinggian, penggunaan alat berat, dan aktivitas struktur yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja, menganalisis penerapan Contractor Safety Management System (CSMS), serta menganalisis pengelolaan risiko kecelakaan kerja melalui penerapan CSMS pada Proyek Gedung X di Kota Semarang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data primer dari observasi, wawancara, dan kuesioner kepada 10 responden yang dipilih secara purposive sampling, yaitu HSE Officer, pelaksana proyek, dan staff proyek. Penilaian risiko dilakukan berdasarkan parameter probability dan severity dengan rumus Risk Level = Probability × Severity, kemudian diklasifikasikan menggunakan matriks risiko. Data risiko dimodelkan dengan distribusi triangular dan dianalisis menggunakan simulasi Monte Carlo pada Palisade @RISK sebanyak 10.000 iterasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 24 aktivitas pekerjaan struktur atas memiliki tingkat risiko bervariasi dari rendah hingga ekstrem. Aktivitas dengan risiko dominan berasal dari pekerjaan pemasangan dan pembongkaran perancah pada pekerjaan kolom, balok dan pelat lantai, serta shearwall, dengan nilai risiko rata-rata 12 dan kemungkinan meningkat hingga 14,4 apabila kondisi lapangan memburuk. Hasil simulasi menunjukkan nilai rata-rata total risiko proyek sebesar 8,791, dengan nilai minimum 8,633, maksimum 8,948, dan rentang keyakinan 90% sebesar 8,708–8,876. Penerapan CSMS pada proyek telah didukung oleh kebijakan K3, identifikasi bahaya, pengendalian risiko, kompetensi pekerja, serta inspeksi dan audit. Berdasarkan hasil tersebut, pengendalian risiko perlu diprioritaskan pada pekerjaan berketinggian dan aktivitas perancah melalui inspeksi scaffolding, pengawasan lapangan, penerapan prosedur kerja aman, dan penggunaan APD secara konsisten.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering > 624 Civil engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 08:05 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 08:05 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40400 |
| Keywords: | Contractor Safety Management System, Palisade @RISK, risiko keselamatan kerja, simulasi Monte Carlo, matrix risiko |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
