KEADILAN LINGKUNGAN DAN EKOLOGI POLITIK: ANALISIS KRITIS TERHADAP KLAIM RAMAH LINGKUNGAN DALAM OPERASIONALISASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SAMPAH (PLTSA) PUTRI CEMPO SURAKARTA

COLIS, NUR (2026) KEADILAN LINGKUNGAN DAN EKOLOGI POLITIK: ANALISIS KRITIS TERHADAP KLAIM RAMAH LINGKUNGAN DALAM OPERASIONALISASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SAMPAH (PLTSA) PUTRI CEMPO SURAKARTA. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.

[img]
Preview
Text
22.O1.0005 - NUR COLIS-COVER_a.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
22.O1.0005 - NUR COLIS-ISI_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img]
Preview
Text
22.O1.0005 - NUR COLIS-DAPUS_a.pdf

Download (931kB) | Preview
[img] Text
22.O1.0005 - NUR COLIS-LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (21MB)

Abstract

Operasionalisasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo Surakarta sebagai Proyek Strategis Nasional dibingkai sebagai instrumen transisi energi bersih, namun menyisakan kesenjangan signifikan antara klaim administratif "ramah lingkungan" dengan realitas sosio-ekologis di tingkat tapak. Penelitian ini bertujuan mendekonstruksi klaim tersebut serta menganalisis ketidakadilan lingkungan multidimensi menggunakan kerangka ekologi politik dan keadilan lingkungan. Penelitian menggunakan metode qualitative dengan pendukung data laboratorium: wawancara mendalam terhadap 32 informan, pemetaan sensoris, dan photovoice, dipadukan dengan uji laboratorium independen terhadap kualitas udara ambien, kebisingan, dan abu dasar (bottom ash), serta analisis rekam medis Puskesmas Sibela periode 20222026. Hasil penelitian membuktikan bahwa hasil uji laboratorium yang memenuhi baku mutu merupakan hasil keterbatasan durasi operasional mesin gasifikasi saat sampling (dilution effect), sementara abu dasar mengandung logam berat (a.l. Zn 1.159 mg/kg dan Cd 14 mg/kg) dan sah dikategorikan Limbah B3 Kategori 2 namun dibuang ilegal ke lingkungan; kebisingan di Ring 1 siang hari turut melampaui baku mutu (55,2 dBA). Pembuktian material ini divalidasi oleh lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut serta pengakuan sensoris warga atas bau menyengat, debu hitam, dan getaran mesin. Secara struktural, proyek ini memproduksi ketidakadilan rekognisi melalui penyingkiran ruang subsisten 278 pekerja informal, ketidakadilan prosedural melalui ko-optasi Adendum ANDAL, ketidakadilan distributif melalui pembentukan zona pengorbanan energi di Ring 1 dan Ring 2, serta deprivasi kapabilitas yang memicu perlawanan environmentalism of the poor. PLTSa Putri Cempo pada akhirnya merupakan instrumen redistribusi risiko yang mengorbankan tubuh dan ruang hidup warga demi akumulasi kapital dan target energi nasional.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: 300 Social Sciences
Divisions: Faculty of Environmental Science and Technology > Graduate Program in Environment and Urban Studies
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 22 Oct 2026 07:28
Last Modified: 22 Oct 2026 07:28
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40372
Keywords: Ekologi politik, Keadilan lingkungan, PLTSa Putri Cempo, Zona pengorbanan energi, Materialisme pembuktian

Actions (login required)

View Item View Item