SYAFRUDIN, M (2026) STRATEGI PERANCANGAN RUMAH TINGGAL ADAPTIF DI KAWASAN RAWAN BANJIR (STUDI KASUS: RT. 28, DESA LOA JANAN ULU, KUTAI KARTANEGARA). S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
24.A2.0017 - M. SYAFRUDIN-COVER_a.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
24.A2.0017 - M. SYAFRUDIN-ISI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
||
|
Text
24.A2.0017 - M. SYAFRUDIN-DAPUS_a.pdf Download (783kB) | Preview |
|
|
Text
24.A2.0017 - M. SYAFRUDIN-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (785kB) |
Abstract
Fenomena banjir bermuatan sedimen lumpur akibat curah hujan dan masifnya aktivitas pertambangan di hulu menjadi ancaman serius bagi permukiman di RT. 28, Desa Loa Janan Ulu, Kutai Kartanegara. Adaptasi mandiri yang dilakukan masyarakat saat ini masih bersifat intuitif, parsial, dan rentan terhadap kerusakan material secara berulang akibat endapan lumpur tambang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi perancangan rumah tinggal adaptif yang tangguh terhadap banjir bermuatan sedimen, sebagai panduan praktis bagi masyarakat dan rujukan standar teknis bagi pemangku kebijakan. Kerangka penelitian memadukan teori perilaku sosial masyarakat, seperti kecenderungan bertahan di rumah (In-situ Coping) dan Keterikatan Tempat (Place Attachment), dengan pendekatan Arsitektur Adaptif yang mencakup konsep Living with Water, pengaturan zonasi vertikal, serta resiliensi material atau Material Recoverability. Penelitian ini diterapkan melalui empat tahapan sistematis yaitu identifikasi jejak alam dan dampak banjir untuk menentukan parameter elevasi kritis banjir (Hmax) dan jenis sedimen, pemetaan pola perilaku adaptasi penghuni secara mandiri, sintesis arsitektural menggunakan matriks adaptabilitas, dan perumusan strategi desain akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi perancangan adaptif yang relevan adalah merevitalisasi kearifan lokal arsitektur vernakular Rumah Kutai melalui tiga prinsip teknis utama. Prinsip tersebut meliputi penerapan zonasi vertikal tegas untuk memisahkan Wet Zone di area bawah dan Dry Zone di lantai atas , penggunaan material washable berporositas rendah seperti beton ekspos hidrofobik dan komposit WPC guna mempercepat pembersihan lumpur , serta penerapan struktur panggung hibrida yang memungkinkan aliran air bergerak bebas di kolong bangunan guna mengurangi beban tekanan hidrodinamis.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
| Divisions: | Graduate Program in Architecture Faculty of Architecture and Design > Graduate Program in Architecture |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 05:30 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 05:30 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40324 |
| Keywords: | Arsitektur Adaptif, Banjir Sedimen, Adaptasi Mandiri |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
