RAMADHANI, SEYLIA ATHAYA (2026) PUSAT REHABILITASI KORBAN KEKERASAN DAN PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK DI KOTA SEMARANG. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
22.A1.0082 - SEYLIA ATHAYA RAMADHANI-COVER_a.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
22.A1.0082 - SEYLIA ATHAYA RAMADHANI-ISI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (9MB) |
||
|
Text
22.A1.0082 - SEYLIA ATHAYA RAMADHANI-DAPUS_a.pdf Download (592kB) | Preview |
|
|
Text
22.A1.0082 - SEYLIA ATHAYA RAMADHANI-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (682kB) |
Abstract
Perancangan Pusat Rehabilitasi Korban Kekerasan dan Pelecehan Seksual terhadap Perempuan dan Anak di Kota Semarang dilatarbelakangi oleh tingginya angka kekerasan yang berdampak serius terhadap kondisi fisik, psikologis, dan sosial korban, serta keterbatasan fasilitas yang masih terfragmentasi. Proyek ini bertujuan untuk menghadirkan fasilitas rehabilitasi terpadu yang menggabungkan fungsi perlindungan (safe house) dan pemulihan melalui layanan medis, psikologis, serta pemberdayaan sosial dalam satu lingkungan yang aman dan kondusif. Pendekatan yang digunakan adalah arsitektur terapeutik berbasis biofilik dengan integrasi konsep healing environment dan trauma-informed design, yang menekankan pada penciptaan ruang yang adaptif terhadap kondisi psikologis pengguna, meminimalkan potensi retraumatisasi, serta mendukung proses pemulihan secara holistik. Metode perancangan dilakukan melalui analisis kebutuhan pengguna, studi preseden, serta kajian tapak yang mempertimbangkan aspek keamanan, privasi, aksesibilitas, dan kualitas lingkungan. Hasil perancangan berupa kawasan rehabilitasi dengan zonasi berlapis dari publik hingga privat, dilengkapi fasilitas utama seperti ruang terapi, rawat inap, dan rumah aman, serta fasilitas penunjang seperti healing garden dan ruang komunal. Penerapan elemen alam, pencahayaan alami, serta pengolahan visual dan ruang terbuka hijau menjadi strategi utama dalam menciptakan suasana yang menenangkan dan mendukung penyembuhan. Dengan demikian, perancangan ini diharapkan mampu menjadi solusi arsitektural yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat perlindungan, tetapi juga sebagai lingkungan yang aktif berperan dalam proses pemulihan fisik dan mental korban secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
| Divisions: | Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 03:45 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 03:45 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40304 |
| Keywords: | Healing Environment, Korban Kekerasan, Kesehatan Mental, Pusat Rehabilitasi |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
